Buya Menjawab

Apa yang Dimaksud dengan Sholat Sunnat Awwabiin?

Apa yang dimaksud dengan sholat sunnat Awwabiin. Mohon petunjuk cara melakukannya Buya

Editor: Bejoroy
Istimewa/handout
Ilustrasi Sholat. 

Assalamu’alaikum.Wr.Wb.
BUYA, apa yang dimaksud dengan sholat sunnat Awwabiin. Mohon petunjuk cara melakukannya Buya. Terimakasih.
0912 780XXXX

Jawab:
Waalaikumussalam.Wr.Wb. Sholat sunnat Awwabin termasuk dalam kelompok sholat sunnat yang ghoiro muakkadah. Dinamakan juga dengan sholat ghofilah.

Sholat sunnat Awwabiin, disebut juga sholat ghafilah atau lalai, karena saat itu banyak orang yang dilalaikan oleh hidangan makan malam, atau tidur, atau karena tingkatan sholatnya termasuk Ashsolaatumaalghoflah, yaitu ketika sholat hanya fisik dan lisannya saja, tanpa diiringi dengan hati/qalbi sehingga sholatnya ini belum berfungsi Tanha ‘anilfakhsyaaiwalmunkar.

Baca juga: Buya Menjawab: Boleh Sholat Jumat dan Corona Berakhir saat Bintang Tsurayya Terbit Pekan Kedua Juni

Baca juga: Buya Menjawab: Apa Hukumnya bagi Orang Tua Uzur yang Tidak Sholat Berjamaah di Masjid

Sholat Awwabin (sebagai permohonan ampun karena melalaikan sholat (ashsholatu ma’al ghoflah), namun terhadap sholat fardhu yang tidak dilakukan masih tetap diwajibkan mengqodlonya, ini dilakukan sebanyak dua puluh raka'at, boleh enam raka'at namun batas minimal dua raka'at, melaksanakan sholat Sunnat Awwabin diantara Maghrib dan Isya' sebagaimana Rasulullah saw. bersabda; "Barang siapa sholat antara Maghrib dan Isya', maka itu adalah sholat sunnat Awwabin". (HR. Ibn nasr, al- Jami' al- Shaghir, bab al- Mim).

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

"Barang siapa sholat enam raka'at (tiga kali salam) sesudah Maghrib sebelum berkata-kata dengan seseorang, niscaya diampuni Allah swt. segala dosanya lima puluh tahun". (HR. Ibn Nasr, al- Jami' Shaghir, bab Al Mim)

Sholat dua raka'at pertama dengan niat Hifdzul iman serta Sholat Awwabin karena Allah.

"Aku sholat sunnat dua raka'at karena memelihra iman serta sembahyang Awwabin karena Allah. Allahu Akbar".

Bacaan tiap rakaat sesudah al-Faatihah adalah Qul Huallahu Ahad enam kali, dan Qul a'uuzubirabbil Falaq sekali, dan Qul a'uuzubi Rabbinnas sekali.

Sesudah salam baca do'a ini: ALLAHUMMA SYADDIDNI BIL IMAANI WAHFAZHU ‘ALAYYA FII HAYAATII WA ‘INDA WAFAATII

Setelahitusholatduaraka’atdenganniatAwwabin; "Aku sholat sunnat Awwabin dua raka'at karena Allah.Allahu Akbar".

Baca sesudah al-Faatihaah ayat apa saja yang mau di baca, dan sesudah salam baca pula do'a ini;samadengando’a di atas.

Setelah itu sholat dua raka'at dengan niat Awwabin serta istikharah:
"Aku sholat sunnat Awwabin serta Istkharah dua raka'at karena Allah.Allahu Akbar".

Baca pada raka'at pertama sesudah al-Faatihah, Qul Yaa ayyuhal kaafirun, dan pada raka'at kedua, Qul Huallahu Ahad.

ilustrasi
Update 17 Juni 2021. (https://covid19.go.id/)

Setelah sholat dua raka'at tersebut, maka baca do'a setelah Sholat Istikharah ini:

Wahai Tuhanku! Aku memohon agar Allah memilihkan mana yang baik menurut pengetahuan-Mu, danaku memohon kepada-Mu agar memberikan kepastian dengan kepastian-Mu dan aku memohon dengan kemurahan-Mu Yang MahaAgung, karena sesungguhnya Engkau Maha memastikan sedangaku tidak dapat memastikan dan Engkau Maha Mengetahui sedang aku tidak mengetahui dan sungguh Engkau Maha Mengetahui bahwa perkara ini baik bagiku, dalam agamaku, dan dalam penghidupanku, sertabaik pula akibatnya bagiku maka berikanlah perkara ini kepadaku dan mudahkanlah bagiku kemudian berikanlah keberkahan bagiku di dalamnya. Wahai Tuhanku! Jika Engkau mengetahui bahwa perkara ini tidak baik bagiku, bagi agamaku, dan bagi penghidupanku serta tidak baik akibatnya bagiku, maka jauhkanlah perkara ini daripada aku dan jauhkanlah aku darinya, dan berikanlah kebaikan di mana saja aku berada kemudian jadikanlah aku orang yang ridho atas pemberian-Mu."

Pada waktu Isya' laksanakan sholat dua raka'at sebelum sholat fardlu Isya, setelah Sholat fardlu Isyak kerjakan sholat sunnat ba'diah Isya dua raka'at (sunnat mu'akkad)

Pada raka'at pertama sesudah al- Faatihah membaca surah al kafirun dan pada raka'at kedua sesudah al-Faatihah baca surah al-Ikhlas, lalu dua raka'at lagi sunnat sesudah Isya' baca pada raka'at pertama setelah al- Faatihah surah Tabaarokallazi biyadihil mulk dan di raka'at kedua sesudah al-Faatihah baca surah Alif lam Mim Tanzil –assajadah, niscaya ditulis pahalanya seperti sholat empat raka'at di malam Lailatul Qadar. Berdasarkan Sabda Rasulullah saw;

Artinya: "Barang siapa sholat empat raka'at sesudah Sholat Isya'dan dibacanya pada dua raka'at pertama Qul yaa ayyuhal kaafirun dan Qul Huallahu Ahad dan dibaca pada dua raka'at kemudian itu surah Tabarokallazi biyadihil mulk dan surah Alif lam Mim tanzil assajadah niscaya dituliskan baginya seperti sholat empat rakaat pada malam Lailatul Qodr." (HR. At Tabrani, al Targhib wa al Tarhib I. hal, 405)

Sebelum tidur sebaiknya melaksanakan Sholat witir, sedikitnya satu raka'at dan paling banyak sebelas raka'at. (*)

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    Berita Populer

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved