Polres Ogan Ilir Beri Rumah Layak Huni untuk Pasutri di Pemulutan yang Tinggal Bersama Ayam
"Material bangunannya kami kirim ke alamat Pak Sulaiman dan Bu Nuryati di Dusun 1 Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan,"
INDRALAYA, SRIPOKU.COM - Setelah beberapa hari lalu Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar, memberikan bantuan, kini anggota Polres Ogan Ilir menyusul memberikan bantuan untuk pasangan suami istri yang tinggal serumah bersama ayam di Kecamatan Pemulutan.
Anggota Polres Ogan Ilir langsung menindaklanjutinya dengan memberikan bantuan berupa rumah layak huni.
Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandy, mengatakan, pihaknya sejak beberapa hari lalu mendengar kabar kepiluan pasutri di Pemulutan tinggal bersama ayam.
"Makanya hari ini, kami langsung bergerak memberi bantuan berupa rumah yang cukup layak bagi Pak Sulaiman dan Bu Nuryati," kata Yusantiyo kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).
• Apa Itu Enkripsi End to End, Fitur Terbaru WhatsApp yang Siap Diluncurkan, Privasi Aman Terkendali
Menurut Yusantiyo, pada momen ulang tahun Bhayangkara ke-75 ini, dijadikan kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat.
Adapun bantuan rumah yang diberikan bukan asal jadi dan serampangan. Polres Ogan Ilir memesan satu unit rumah kayu bongkar pasang asal Tanjung Batu yang kualitasnya diakui nasional dan internasional.
"Material bangunannya kami kirim ke alamat Pak Sulaiman dan Bu Nuryati di Dusun 1 Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan. Langsung pasang dan siap ditempati," kata Yusantiyo.
Ia berharap bantuan ini dapat meringankan beban pasutri yang viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Sementara Sulaiman selaku penerima bantuan, tak kuasa menahan air mata. Ia mengucapkan terima kasih kepada Polres Ogan Ilir dan Polri pada umumnya.
• Dikira Nikahi Pria Lain & Khianati Rizky Billar, Ini Sosok Wanita yang Mirip Lesty Kejora, Cantik!
"Terima kasih Pak Kapolres. Semoga polisi-polisi sehat selalu dan dilancarkan rezekinya," kata Sulaiman sambil berlinang air mata.
Sebelumnya diberitakan, karena memiliki tempat tinggal layak, Sulaiman dan Nuryati terpaksa tinggal di rumah tak layak huni.
Sulaiman dan Nuryati merupakan pasangan suami istri (pasutri) warga RT 02 Dusun I Desa Teluk Kecapi, Kecamatan Pemulutan, Kabupaten Ogan Ilir.
Keduanya merupakan warga miskin yang terpaksa tinggal di rumah tak permanen yang dinding dan atapnya terbuat dari daun nipah.
Sulaiman dan Nuryati sudah tujuh tahun tinggal di rumah yang berlokasi di dekat sawah lebak tersebut.
"Kami tinggal di rumah ini sejak menikah tujuh tahun lalu," kata Sulaiman ditemui di kediamannya, Minggu (13/6/2021) lalu.
• Polda Sumsel Tangkap 8 Tersangka Pencuri Kelapa Sawit di PT Andira Agro Inti 8 Teluk Mahang Banyusin