Breaking News:

Polda Sumsel Tangkap 8 Tersangka Pencuri Kelapa Sawit di PT Andira Agro Inti 8 Teluk Mahang Banyusin

Para tersangka tersebut adalah Muhammad Nasir (32), Amancik (32), Adi Purnomo (22), Andriansyah (32), Ahmad Martin (37), Mansur (37), Asan (40), Supan

Penulis: maya citra rosa | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/MAYA CITRA ROSA
Polda Sumsel merilis 8 tersangka pencurian kelapa sawit PT Andira Agro inti 8 Teluk Mahang Desa Sebubus Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin, Kamis (17/6/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Unit 1 Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel menangkap 8 tersangka pencurian buah kelapa sawit milik PT Andira Agro Inti 8 Teluk Mahang Desa Sebubus Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan.

Kasubdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan menjelaskan pada 11 Juni 2021 lalu, sekira pukul 09.00 WIB, berdasarkan informasi dan penyelidikan di lapangan, pelaku sedang melakukan pencurian buah sawit.

Selanjutnya Kompol Christoper memerintahkan Kanit 1 AKP Willy Oscar dan Panit 1 Ipda Ibrahim Akil beserta anggota opsnal dan anggota riksa berangkat menuju lokasi pencurian tersebut.

Sesampai di lokasi perkebunan PT Andira Agro Teluk, ternyata memang benar para tersangka sedang tertangkap tangan melakukan pencurian buah kelapa sawit.

"Sebelumnya penyelidikan terungkap nama 5 tersangka, saat penangkapan hanya satu tersangka yang didapat Unit I Jatanras, ternyata pelaku melakukan kegiatan pencurian berjumlah 15 orang," ujarnya dalam rilis, Kamis (17/6/2021).

Saat beraksi, pelaku mencuri dengan peralatan dodos, tojok, troli, mobil pick up, mobil truk dan gergaji mesin.

Kemudian para pelaku berhasil diamankan di lokasi perkebunan tersebut.

Para tersangka tersebut adalah Muhammad Nasir (32), Amancik (32), Adi Purnomo (22), Andriansyah (32), Ahmad Martin (37), Mansur (37), Asan (40), Supandi (39).

Dari pengakuan tersangka, Supandi dan Asan keluar dari perkebunan dengan membawa hasil curian kelapa sawit seberat 6 ton dengan menggunakan satu unit mobil truk warna Merah BG 8814 LO tahun 2011.

Selanjutnya unit 1 Jatanras melakukan pengejaran terhadap mobil truck tersebut dan berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti.

Kemudian para tersangka berikut barang bukti dibawa ke kantor Ditreskrimum Polda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Saat ini masih dikembangkan apakah masuk dalam komplotan di wilayah kita atau tidak," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved