Donor Darah, Sedekah Yang Menyehatkan Dalam Kehidupan 

Ketua Umum PP PMI Jusuf Kalla mengungkapkan, pandemi Covid-19 te­lah berdampak pada kegiatan donor darah yang mengalami penurunan.

Editor: Salman Rasyidin
ist
Khusnul Khotimah SKM., MKM. 

Pasalnya, kadar zat besi dalam darah yang ter­lalu berlebihan dianggap sebagai salah satu penye­bab meningkatnya radikal bebas dalam tu­buh yang dapat menjadi faktor risiko terjadinya kanker dan penuaan. 

4. Menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah

Donor darah secara teratur diketahui dapat menurunkan kekentalan darah.

Semakin kental darah yang mengalir dalam tubuh, semakin tinggi pula kemungkinan terjadinya gesekan antara darah dan pembuluh darah.

Gesekan yang terjadi pada pembuluh darah ini dapat merusak sel-sel din­ding pembuluh darah yang selanjutnya dapat meningkatkan risiko terjadinya sumbatan pembuluh da­rah.

Oleh sebab itu manfaat donor darah bagi pendonor bisa membantu menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

Se­buah penelitian menunjukkan manfaat donor darah terhadap penyakit jantung.

Orang yang rutin melakukan donor darah memiliki kemungkinan terkena penyakit jantung 88 persen lebih ren­dah daripada mereka yang tidak melakukan donor darah.

Melalui donor darah, kadar zat besi dalam tubuh dapat menjadi lebih stabil dan menurunkan risiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah.

5. Meningkatkan produksi darah

Manfaat donor darah bagi pendonor yang teratur dapat membantu merangsang produksi sel-sel da­rah baru.

Proses mendonorkan darah ini, akan membantu tubuh tetap sehat dan bekerja lebih e­fisien.

Jadi jangan takut kehabisan darah setelah donor.

6. Merasa bahagia dan damai

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved