Breaking News:

Narkoba akan Menyuramkan Masa Depan Aceh

Dua WNI ikut diamankan polisi di dermaga ilegal kawasan Bagan Bukit Tambun, Simpang Ampat, Penang, Malaysia, pada hari Kamis (27/5) waktu setempat

(Istimewa)
ILUSTRASI berbagai macam jenis narkoba 

SRIPOKU.COM, ACEH -  Harian Serambi Indonesia edisi Ahad (30/5/2021) lali mewartakan bahwa Kepolisian Malaysia berhasil menggagalkan penyelundupan sabu-sabu seberat 105 kg yang hendak dibawa ke Aceh.

Dua WNI ikut diamankan polisi di dermaga ilegal kawasan Bagan Bukit Tambun, Simpang Ampat, Penang, Malaysia, Kamis (27/5/2021) waktu setempat.

Malaysia Gazette mewartakan, Kepolisian Penang mendapat informasi adanya penyelundupan barang haram tersebut dari Marine Intelligence Unit (URM). Lalu, kepolisian menurunkan Pasukan Polisi Laut Wilayah 1 Penang untuk menggerebek dermaga ilegal tersebut pada pukul 16.00 waktu setempat.

Dari penggerebekan itu ditemukan 105 kg sabu-sabu yang disimpan di lantai perahu.

Diduga, sindikat tersebut sedang menunggu gelombang pasang pada malam hari untuk menyelundupkan sabu-sabu itu ke wilayah Aceh menggunakan kapal fiberglass.

Selain itu, pelaku juga memodifikasi tangki bahan bakar kapal fiberglass tersebut untuk menempuh perjalanan ke Aceh yang memakan waktu sekitar enam jam.

Kepala Kepolisian Penang, Datuk Sahabudin Abdul Manan, mengatakan, dalam penggerebekan itu pihaknya berhasil mengamankan dua pria berusia 36 dan 57 tahun.

“Kami menyita 105 kilogram sabu senilai 3,83 juta Ringgit Malaysia (Rp 13,2 miliar) yang kami yakini akan diselundupkan ke negara tetangga,” katanya.

"Satu  kapal fiberglass yang  dilengkapi mesin berkecepatan tinggi ikut kami sita," kata Datuk Sahabudin dalam keterangannya, Jumat (28/5/2021).

Jika sabu-sabu tersebut berhasil diselundupkan, kata Datuk Sahabudin, barang haram itu dapat melayani sekitar 210.000 pecandu narkoba.

Halaman
1234
Editor: aminuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved