Dokter Covid-19 di Malaysia Cuma Bisa Menghibur Pasien yang Sekarat, Benar-benar Memilukan

Ameer mengaku, para perawat tidak bisa menahan air mata mereka melihat anggota keluarga mengucap selamat tinggal pada kerabat mereka yang sekarat

Editor: aminuddin
Facebook Sean Thum
Dokter di Malaysia 

SRIPOKU.COM, MALAYSIA - MULAI hari ini (1/6)-14/6 Malaysia melakukan lockdown.

Hal ini dilakukan karena kasus covid-19 di negeri jiran ini melonjak tajam.

Bila tidak diantisipasi bukan tidak mungkin seperti India.

Mayat bergelimpangan.

Rumah sakit penuh, over kapasitas.

Setiap harinya, dokter di Malaysia hanya dapat menghibur pasien yang sekarat di samping tempat tidur mereka.

Fakta ini diberberkan Ameer Firdaus Zulkeflee, seorang dokter di unit perawatan intensif (ICU) di Rumah Sakit Raja Perempuan Zainab II, saat diwawancarai World of Buzz.

Sebelumnya pada Jumat (28/5/2021), Ameer memposting foto di Instagram Stories.

Menampilkan seorang dokter garis depan berpakaian APD lengkap, memegang tangan pasien Covid-19.

Ameer lantas menuliskan hal yang sangat memilukan.

“Seringkali, kami adalah orang-orang yang memegang tangan mereka ketika mereka mulai menangis."

"Atau ketika mereka mengambil napas terakhir.

Ini semua nyata, terjadi di seluruh rumah sakit Malaysia,” tulis Ameer.

Ameer lantas menjelaskan banyak sekali pasien yang mereka rawat di bangsal ICU.

Dari pasien yang mampu berbicara normal dengan saluran hidung aliran tinggi sambil sesak napas, hingga yang benar-benar dibius dan membutuhkan bantuan ventilator.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved