Breaking News:

Virus Corona

'BARU Ini Kan Pak', Pengendara Tolak Dirapid Test, Karena Takut Barang Bekas, Polisi : Putar Balik

Ima pun ragu dan akhirnya mengikuti permintaan polisi itu. "Baru inikan pak? Jangan bekas-bekas," katanya.

Editor: Yandi Triansyah
TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI
Pengendara mobil Ima Melati sempat adu mulut dengan polisi karena tak mau ikut rapid test antigen, Sabtu (22/5/2021). Ima khawatir alat yang dipakai bekas.(TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI) 

SRIPOKU.COM - Seorang pengendara mobil terlibat adu mulut dengan pihak kepolisian saat hendak melintas di Pos Meranti, Sabtu (22/5/2021).

Kejadian ini berawal saat pengendara mobil yang diketahui bernama Ima Melati ini menolak untuk dirapid test.

Ima mengaku khawatir alat rapid test yang digunakan bekas, sehingga dirinya tak mau kenapa-kenapa dengan kesehatannya.

"Kami pakai hand sanitizer dan masker, kenapa harus dirapid lagi? Kan kami sehat saja," kata Ima.

Mendengar hal itu, Kasat Lantas Polres Asahan AKP Jodi Indrawan kemudian meminta Ima Melati putar balik jika tidak mau ikut rapid test antigen.

Ima pun ragu dan akhirnya mengikuti permintaan polisi itu.

"Baru inikan pak? Jangan bekas-bekas," katanya.

Saat di wawancarai www.tribun-medan.com, Ima Melati mengaku takut diswab ataupun rapid sejak adanya pengungkapan kasus alat swab bekas.

"Di satu sisi sakit, dan di sisi lain gara-gara isu yang ada di bandara kemarin," kata Ima Melati.

Berkaitan dengan hal ini, AKP Jodi Indrawan mengatakan sudah ada 17 kendaraan yang melakukan rapid test antigen dengan cara drive thru

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved