Konflik Israel Palestina
ISRAEL Benar-benar Biadab, Hancurkan Rumah Sakit dan Klinik, Agar Korban Bom Tak Bisa Dirawat
Dilansir AFP, Selasa (18/5/2021), serangan itu ikut menewaskan dua dokter terkemuka di Jalur Gaza, Palestina.
Pada tengah malam, tembakan roket besar ditembakkan ke Tel Aviv, membuat penduduk berebut mencari tempat perlindungan bom.
Sebelumnya pada hari itu seorang pria berusia 50 tahun tewas oleh roket di Ramat Gan, di timur kota.
Kementerian luar negeri Israel mengatakan:
"Selama lebih dari tiga dekade Hamas telah mengeksploitasi sumber daya warga Palestina di Jalur Gaza untuk melakukan serangan teror."
"Kemudian, meluncurkan ribuan roket, menewaskan ratusan warga Israel dan menargetkan komunitas sipil."
Sebelumnya, militer Israel mengatakan telah menghancurkan rumah pemimpin Hamas Gaza, Yahya Sinwar, dalam serangan terpisah di kota selatan Khan Younis.
Dan jangan lupa subscribe, like dan share channel Tiktok Sriwijayapost di bawah ini:
Itu adalah serangan ketiga dalam dua hari terakhir di rumah para pemimpin senior Hamas, yang bersembunyi.
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan menteri luar negeri China Wang Yi telah meminta dewan tersebut untuk mengupayakan pengurangan dini kekerasan.
Dia juga menyalahkan AS atas kurangnya tindakan dewan selama ini.
Presiden AS Joe Biden telah menyatakan dukungan kuat untuk serangan Israel di Gaza.
Tetapi menyuarakan keprihatinan tentang korban sipil dan perlindungan jurnalis melalui panggilan telepon dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.(*)
Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Israel Tak Berprikemanusiaan, Fasilitas Kesehatan di Jalur Gaza Dihancurkan dan Dua Dokter Tewas, https://aceh.tribunnews.com/2021/05/19/israel-tak-berprikemanusiaan-fasilitas-kesehatan-di-jalur-gaza-dihancurkan-dan-dua-dokter-tewas?page=all.
Editor: M Nur Pakar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/wanitakkkb.jpg)