Konflik Israel Palestina
ISRAEL Benar-benar Biadab, Hancurkan Rumah Sakit dan Klinik, Agar Korban Bom Tak Bisa Dirawat
Dilansir AFP, Selasa (18/5/2021), serangan itu ikut menewaskan dua dokter terkemuka di Jalur Gaza, Palestina.
“Kami tidak akan dapat mensterilkan alat untuk membalut luka bakar di rumah sakit al-Shifa,” kata Ely Sok, Kepala Misi MSF di Palestina kepada The Independent .
Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:
"Sekarang kita tidak bisa, karena sudah hancur total, kita harus memikirkan bagaimana kita bisa mengelolanya," jelasnya.
Dia mengatakan sulit untuk melancarkan tanggapan medis karena pemboman membuat pergerakan tidak aman.
“Mereka menyerang jalan-jalan di dekat rumah sakit al-Shifa, tempat mana klinik berada, jadi transportasi internal tidak mudah bahkan untuk ambulans, sehingga semuanya jadi rumit sekarang, ”tambahnya.
Dia mengatakan MSF mengharapkan peringatan sebelumnya atas serangan yang merusak klinik mereka.
Sehingga dapat memastikan tidak ada orang yang hadir, karena Israel memiliki koordinat GPS dari semua fasilitas mereka.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan:
"Jet tempur Israel menargetkan dan memblokir jalan menuju Rumah Sakit al-Shifa di Jalur Gaza."
"Juga sejumlah rumah sakit di Jalur Gaza."
"Serangan ini menghalangi pergerakan pasien secara teratur, dan mencegah korban luka mendapatkan layanan kesehatan. "
Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:
Israel telah meningkatkan serangan udaranya di Gaza sementara militan Palestina menghujani roket ke kota-kota Israel termasuk Tel Aviv.
Militer Israel mengatakan hampir 3.000 roket telah ditembakkan ke Israel dari Gaza, menewaskan sedikitnya 10 orang, termasuk dua anak dan seorang tentara, selama seminggu terakhir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/wanitakkkb.jpg)