Konflik Israel Palestina
ISRAEL Benar-benar Biadab, Hancurkan Rumah Sakit dan Klinik, Agar Korban Bom Tak Bisa Dirawat
Dilansir AFP, Selasa (18/5/2021), serangan itu ikut menewaskan dua dokter terkemuka di Jalur Gaza, Palestina.
SRIPOKU.COM, GAZA - Serangan udara jet tempur Israel makin menggila dan sudah tak berprikemanusiaan lagi. Fasilitas kesehatan, seperti rumah sakit dan klinik kesehatan, tempat merawat orang sakit, baik luka-luka, pasien virus Corona dan penyakit lainnya hancur dirudal jet tempur Israel.
Dilansir AFP, Selasa (18/5/2021), serangan itu ikut menewaskan dua dokter terkemuka di Jalur Gaza, Palestina.
Selain menghancurkan jalan-jalan di sekitar rumah sakit terbesar di jalur itu , kata pejabat kesehatan Gaza dan kelompok hak asasi internasional.Pengeboman terbaru begitu intens, berdampak pada kemampuan petugas medis untuk merawat yang terluka.
Sementara itu, pejuang di Jalur Gaza terus menyerang kota-kota Israel dengan rentetan roket yang membakar setidaknya satu rumah, kata militer.
Menurut badan amal medis internasional Medicins Sans Frontieres (MSF), serangan udara Israel merusak salah satu kliniknya, yang telah menyediakan perawatan untuk korban trauma dan luka bakar.
Serangan itu telah menghancurkan ruang sterilisasi, sehingga staf MSF, yang tinggal di dekatnya, tidak dapat dengan aman mengakses klinik tempat bekerja, kata seorang staf MSF.
Sementara itu kementerian kesehatan Gaza mengatakan bahwa dua petugas medis senior tewas dalam semalam.
Dikatakan serangan udara di Kota Gaza menewaskan Dr Ayman Abu al-Ouf, Kepala Departemen Penyakit Dalam dan respons virus Corona di rumah sakit terbesar di al-Shifa.
Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Kemudian, Dr Moein Ahmad al-Aloul, salah satu dari sedikit ahli saraf Gaza, yang meninggal bersama dengan 5 anaknya.
Kementerian kesehatan Gaza juga melaporkan kerusakan akibat serangan tidak langsung ke Rumah Sakit Beit Hanoun dan pusat medis Shohada Daraj, serta jalan menuju rumah sakit al-Shifa.
Foto-foto yang dibagikan dari area di sekitar pusat medis utama jalur itu menunjukkan jalan dengan kawah besar.
Petugas medis internasional di lapangan mengkonfirmasi kepada The Independent bahwa jalan-jalan telah dihantam rudal jet tempur Israel.The Independent menghubungi militer Israel tetapi tidak bisa mendapatkan tanggapan segera.
Namun pejabat senior militer telah berulang kali mengklaim melakukan segala daya untuk meminimalkan korban sipil dan kerusakan infrastruktur sipil.
Termasuk menerapkan sistem peringatan dini untuk target utama seperti blok menara dan menilai potensi kerusakan tambahan sebelum setiap serangan.
MSF mengatakan tidak diberi peringatan sebelumnya tentang serangan itu, yang telah merusak kemampuan badan amal untuk menanggapi krisis kemanusiaan di Jalur Gaza yang diblokade Israel.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/wanitakkkb.jpg)