Breaking News:

Berita Palembang

Muhammad Hibbani Anggota DPRD Palembang Minta Pemkot Palembang Kaji Ulang Larangan Salat Idul Fitri

Anggota Komisi II DPRD kota Palembang, Muhammad Hibbani mengatakan bahwa memang benar Covid-19 masih ada ditengah-tengah masyarakat saat ini.

SRIPOKU.COM / Maya Citra Rosa
Muhammad Hibbani, S.Mn anggota DPRD Kota Palembang dari Fraksi PKS 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Anggota DPRD Kota Palembang meminta Pemerintah mengkaji kembali peraturan larangan Solat Idul Fitri 1442 H di masjid.

Anggota Komisi II DPRD kota Palembang, Muhammad Hibbani mengatakan bahwa memang benar Covid-19 masih ada ditengah-tengah masyarakat saat ini.

Protokol kesehatan harus tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat agar pandemi segera usai.

Namun Hibbani menolak keputusan larangan sholat idul fitri di masjid ini cukup berlebihan dan kurang tepat.

Hal ini karena jika alasannya karena khawatir akan adanya kerumunan, seharusnya pasar-pasar yang banyak kerumunan harus dilarang.

"Kita paham betul bahwa alasan pemerintah mengizinkan pasar beroperasi agar roda perekonomian terus berputar," ujarnya.

Selain masyarakat dapat penghasilan, pemerintah juga mendapatkan pajak dari pasar dan mal, meskipun terus menerapkan protokol kesehatan.

"Saya kira itu hal yang wajar, karenanya pemerintah mengizinkan pusat-pusat ekonomi terus berjalan dengan menerapkan protokol kesehatan," ujarnya, Selasa (6/5/2021).

Hibbani kemudian mempertanyakan, apakah karena sholat idul fitri tidak ada benefit secara ekonomi, sehingga sholat idul fitri dilarang. 

Halaman
1234
Penulis: maya citra rosa
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved