Breaking News:

Mudik Lokal Dilarang

MUI Minta Harnojoyo Perbolehkan Sholat Ied Berjemaah di Palembang, 'Kami Sudah Rindu'

"Tahun kemarin tidak gelar, masyarakat sudah rindu digelar sholat Idul Fitri berjemaah," kata dia.

Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com / Rahmad Zilhakim
Penampakan Jemaah Sholat Idul Fitri di Masjid Agung I Jayo Wikramo Palembang 

Laporan wartawan Sripoku.com, Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Palembang angkat bicara soal dilarangnya sholat (salat kbbi) Idul Fitri berjemaah oleh Pemerintah Kota Palembang.

Melalui Ketua MUI Palembang, Saim Marhadan, mereka berharap Pemkot Palembang memberikan kelonggaran untuk sholat Idul Fitri masih bisa digelar secara berjemaah.

"Kami menyarankan sholat Idul Fitri dilaksanakan dengan catatan, jemaah menerapkan prokes," kata Saim, Senin (3/5/2021) kepada Sripoku.com.

Menurut dia, pada prinsipnya pihaknya mendukung program pemerintah untuk menekan angka covid-19 di Kota Palembang.

Namun menurut dia, masyarakat sudah rindu digelar sholat Idul Fitri berjemaah.

"Tahun kemarin tidak gelar, masyarakat sudah rindu digelar sholat Idul Fitri berjemaah," kata dia.

Saim mengatakan, pemerintah seharusnya tak melarang digelarnya solat Ied, mengingat solat tarawih dan solat jemaah lainnya di sholat dan mushola sudah diperbolehkan sejak beberapa waktu lalu.

"Tahun kemarin sudah tidak solat Ied, sebaiknya tahun digelar saja. Tetap di masjid atau mushola saja bukan di halaman terbuka. Wong Palembang sudah kangen solat Ied berjamaah," tegas Saim.

Saim mengaku, MUI Palembang pun akan melakukan pendekatan dan membicarakan larangan solat Ied kepada pemerintah daerah.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved