Breaking News:

Berita Palembang

Keukeh Larang Sholat Idul Fitri di Palembang, Harnojoyo : Biasa Pro dan Kontra

Pro dan Kontra atas kebijakan yang diambil Pemerintah tentang peniadaan salat Ied tahun ini menjadi perbincangan hangat saat ini.

SRIPOKU.COM / Rahmaliyah
Walikota Palembang Harnojoyo larang sholat Idul Fitri karena Palembang berada dalam zona merah, Senin (3/5/2021) 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pro dan Kontra atas kebijakan yang diambil Pemerintah tentang peniadaan salat Ied tahun ini menjadi perbincangan hangat saat ini.

Baik di media sosial maupun masyarakat secara langsung. 

Menanggapi hal ini, Walikota Palembang, H Harnojoyo secara tegas melarang untuk kegiatan salat Ied di masjid, Musala dan lapangan meski banyak yang menyarankan untuk tetap dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan. 

"Pro kontra itu biasa menanggapi sebuah keputusan. Tapi pemerintah tetap menegaskan tidak boleh salat id beramai-ramai baik di masjid, Musala ataupun di lapangan. Salat Ied dirumah saja silakan," ujarnya, Selasa (4/5/2021) 

Harnojoyo mengakui banyak keluhan masyarakat yang disampaikan atas larangan ini, namun pemerintah tetap akan konsisten dengan keputusan yang dikeluarkan. 

"Sebab kalaupun menggunakan Prokes tetap saja jumlah massa pasti akan membludak sehingga akan sulit melakukan pengawasan sementara kita ingin melakukan pembatasan agar tidak terjadi penularan," jelasnya. 

Lebih lanjut, terkait larangan ini dirinya akan rapat dengan stakeholder terkait dan segera mengeluarkan surat edaran resmi peniadaan salat id. 

"Segera surat edaran resminya akan kita keluarkan," jelasnya

Sementara itu, Senada Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda pemerintah terpaksa mengambil keputusan ini dikarenakan Palembang berada di Zona merah dan angka penyebaran kasus Covid-19 meningkat. 

"Sesuai apa yang telah disampaikan Pak Wali bahwa salat Ied tahun ini kembali silakan dilakukan dirumah masing.

Saya harap masyarakat bisa mengerti hal ini. Tidak ada yang mau kondisi seperti ini tapi karena Palembang zona merah sementara salat Ied ditiadakan," jelasnya. 

Ia memahami masyarakat merindukan suasana salat Ied berjamaah, bersilaturahmi bahkan mudik di momen lebaran. Namun, karena adanya peningkatan kasus maka harus dilakukan pembatasan. 

"Sebenarnya Kita hanya ingin memberikan yang terbaik, tapi dengan berat hati kebijakan ini harus kita ambil demi keselamatan warga agar tidak ikut tertular karena Covid-19," katanya. (Yak)

Sholat Idul Fitri di Palembang Dilarang, Harnojoyo : Palembang Zona Merah

MUI Minta Harnojoyo Perbolehkan Sholat Ied Berjemaah di Palembang, Kami Sudah Rindu

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved