Breaking News:

Berita PALI

Jelang PSU PALI, Bawaslu Lantik 13 Orang Pengawas, Wajah Lama Masih Mendominasi

Sebanyak 13 orang badan Adhoc dikukuhkan dan dilantik untuk bertugas mengawasi jalannya Pemilihan Suara Ulang (PSU)

SRIPOKU.COM / Reigan Riangga
Prosesi pengambilan sumpah jabatan badan Adhoc, pengawas PSU Pilkada PALI, Rabu (7/4/021) 

SRIPOKU.COM, PALI - Sebanyak 13 orang badan Adhoc dikukuhkan dan dilantik untuk bertugas mengawasi jalannya Pemilihan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Proses pengambilan sumpah dilakukan langsung ketua Bawaslu PALI Heru Muharam disaksikan Kordiv SDM Bawaslu PALI Basrul SAP dihadiri Kordiv Pengawasan Bawaslu Sumsel Junaidi.

Badan adhoc yang diambil sumpahnya, pada Rabu (7/4/2021) ialah Panwascam, Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) dan Pengawas TPS (PTPS) di sekretariat Bawaslu PALI.

Ketua Bawaslu PALI Heru Muharam berkata bahwa hal tersebut guna mempersiapkan gelaran PSU di 4 TPS yang menyisakan waktu kurang dari dua pekan kedepan.

"Ada dua Panwascam kita aktifkan dengan jumlah anggota 6 orang masing-masing 3 orang dalam setiap Panwascam, yaitu Panwascam Penukal Utara dan Penukal." ungkap Heru, Rabu.

"Kemudian, ada tiga PKD dengan jumlah anggota tiga orang karena masing-masing PKD ada satu orang anggota. Untuk PTPS jumlahnya sesusai TPS yang menggelar PSU yakni ada empat PTPS," terang Heru Muharam.

Untuk anggota Pawascam, PKD dan PTPS diakui Heru Muharam masih mengaktifkan anggota lama, hanya saja ada tiga anggota Panwascam lama yang tidak bersedia.

"Dari Panwascam Penukal Utara ada 1 orang yang tidak bersedia dan dari Penukal ada 2 orang. Kemudian yang tidak bersedia dilakukan PAW. Jadi, masih dominan wajah lama," katanya.

Masa kerja panwascam, PKD dan PTPS disebutkan selama satu bulan sejak dilakukan pengukuhan.

Pasca pelantikan seluruh anggaran Panwascam, PKD dan PTPS langsung diberi pembekalan agar menjalankan tugas sesuai tupoksinya dan menjaga netralitas serta menjaga marwah sebagai lembaga pengawas.

"Panwascam, PKD dan PTPS merupakan bagian dari pengawas PSU bersama Bawaslu kabupaten dan Provinsi. Untuk itu kami berpesan agar netralitas dijaga dan bersama mengawasi jalannya tahapan PSU agar berjalan sukses," jelasnya.(cr2)

Isu Politik Uang Warnai PSU PALI, Satu Suara Dihargai Jutaan Rupiah, Bawaslu: Lakukan Antisipasi

Geser Tugas PPK dan PPS Untuk PSU PALI di 4 TPS, Masa Berlaku Satu Bulan Kerja: Honor Tetap Sama

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved