Breaking News:

Berita Ogan Ilir

Polisi Gerebek Kampung Narkoba Pelarian di Ogan Ilir, Bersembunyi di Antara Pandai Besi

Kini para pecandu dan bandar narkoba beralih tempat peredaran ke Desa Limbang Jaya dan Desa Tanjung Pinang di Kecamatan Tanjung Batu.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/Agung
Kapolres Ogan Ilir AKBP Yusantiyo Sandhy, saat menggerebek kampung narkoba di Desa Limbang Jaya, Kecamatan Tanjung Batu, Jumat (26/3/2021) petang pukul 16.30 WIB. 

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Polres Ogan Ilir mengonfirmasi telah menggerebek kampung narkoba di Desa Limbang Jaya, Kecamatan Tanjung Batu.

"Benar, kemarin penggerebekan di Desa Limbang Jaya mulai pukul 16.30," kata Kapolres Ogan Ilir, AKBP Yusantiyo Sandhy saat dikonfirmasi, Sabtu (27/3/2021).

Menurut Yusantiyo, penggerebekan ini dilakukan setelah polisi mendapat laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas peredaran narkoba di desa tersebut.

Baca juga: Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Tolak Dibelikan Mobil Baru : Tunggu Mobil Lama Dikembalikan

Baca juga: Jembatan Lubuk Rukam Ambruk, Perbaikan Ditarget 10 Hari Oleh Bupati Ogan Ilir: Sedang Dilakukan

Kapolres beserta seluruh pejabat utama (PJU) Polres Ogan Ilir dan Kapolsek Tanjung Batu, bertolak menuju Limbang Kata.

Hasilnya, tujuh orang warga desa setempat diamankan karena diduga kuat terlibat jaringan peredaran narkoba.

"Tujuh orang beserta barang bukti narkoba jenis sabu kini diamankan di Mapolres guna penyidikan lebih lanjut," terang AKBP Yusantiyo Sandhy.

Polisi juga sempat memeriksa kediaman para warga yang diamankan tersebut.

Baca juga: Lihat Ada Warga Desa Tetangga Diciduk, Warga Rambang Kuang Ini Serahkan Locok ke Polres Ogan Ilir

Baca juga: Bulog Sudah Serap Gabah dari Petani di OKI, Ogan Ilir, Banyuasin & Muba, Janjikan 2021 Melebihi 2020

Ia mengungkapkan, sejak penggerebekan kampung narkoba di Desa Kerinjing dan Desa Sekonjing, Tanjung Raja, beberapa waktu lalu.

Kini para pecandu dan bandar narkoba beralih tempat peredaran ke Desa Limbang Jaya dan Desa Tanjung Pinang di Kecamatan Tanjung Batu.

Sehingga diduga, kampung ini merupakan pelarian dari tempat peredaran sebelumnya, yang telah digerebek oleh pihak Polres Ogan Ilir.

"Para pelaku transaksi narkoba ini berlindung di lingkungan masyarakat pekerja pandai besi. Tujuannya agar aktivitas mereka tersamarkan," ungkap Yusantiyo.

Polisi kini masih memburu pelaku peredaran narkoba maupun otak atau bandarnya.

Baca juga: Sangat Mengganggu: Satlantas Polres Ogan Ilir Desak Bengkel tak Layani Pemasangan Knalpot Brong

Baca juga: Kejati Sumsel Geledah Kantor BPKAD Ogan Ilir, Dokumen Proyek Pembangunan Jalan Dalam Diamankan

"Kami sedang melakukan penyidikan lebih lanjut mengenai kampung narkoba ini," kata Yusantiyo.

Ia juga mengimbau perangkat desa agar melaporkan warga mereka yang menjadi pecandu narkoba untuk didata dan direhabilitasi.

"Kami juga mohon dukungan pihak terkait dalam hal ini unsur pemerintahan mulai dari RT, RW, kadus, kades, untuk mendata para pecandu narkoba di wilayahnya. Untuk secepatnya bisa direhabilitasi sebelum terlambat, sebelum ditangkap dan diproses," jelas Yusantiyo. (Agung/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved