Berita Ogan Ilir

Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Tolak Dibelikan Mobil Baru : Tunggu Mobil Lama Dikembalikan

Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar menolak dibelikan mobil baru. Padahal mobil yang akan digunakannya untuk berdinas itu sudah dianggarkan.

Editor: Yandi Triansyah
tribunsumsel.com/agung
Bupati Ogan Ilir terpilih, Panca Wijaya Akbar, saat dibincangi secara eksklusif oleh Pemimpin Redaksi Sriwijaya Post dan Tribun Sumsel, Weny Ramdiastuti, dalam program Walk The Talk with Weny yang tayang di YouTube SripokuTV, Jumat (18/12/2020) malam.  

SRIPOKU.COM, INDRALAYA - Bupati Ogan Ilir, Panca Wijaya Akbar menolak dibelikan mobil baru.

Padahal mobil yang akan digunakannya untuk berdinas itu sudah dianggarkan.

Namun bupati 29 tahun ini akan mencoret anggaran tersebut, demi efisiensi.

Ia beralasan, mobil dinas bupati yang ada, masih bagus.

Namun mobil tersebut ternyata belum dikembalikan.

"Saya ada rencana refocusing. Memang ada penganggaran untuk mobil dinas anggaran tahun 2021. Namun akan saya coret untuk mobil dinas pribadi saya karena untuk alokasi penanggulangan Covid-19," tegas Panca, Jumat (26/3/2021).

Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir saat ini sedang menginventarisir aset-aset diantaranya kendaraan dinas.

Penertiban ini dilakukan karena masih ada aset-aset milik Pemkab Ogan Ilir yang belum dikembalikan oleh bupati maupun pejabat di masa pemerintahan sebelumnya.

"Supaya tidak simpang siur, untuk penertiban aset daerah ini, saya menugaskan Wabup, PJ Sekda dan Satpol PP," kata dia.

Khusus mobil dinas bupati, lanjut Panca, sangat dibutuhkan karena mobil pribadi miliknya Toyota Kijang Innova Reborn dengan pelat nomor BG 1 T itu kurang ideal menembus medan ekstrim di berbagai penjuru daerah di Ogan Ilir.

"Soal mobil bupati, karena saya sering ke lapangan, safari Jumat dan sebagainya, ada beberapa tujuan yang tidak bisa saya lewati karena mobil saya tidak compatible," ungkap Panca.

Bupati 29 tahun ini kini sedang menunggu pengembalian aset-aset termasuk kendaraan dinas bupati, Toyota Land Cruiser dari bupati sebelumnya.

Panca mengaku mendapat laporan bahwa PJ Sekda Ogan Ilir telah mengirim surat untuk ketiga kalinya agar aset-aset Pemkab segera dikembalikan.

"Jika sudah tidak dipergunakan, aset-aset daerah tersebut hendaknya dikembalikan karena Pemkab Ogan Ilir membutuhkannya," ucap Panca.

Menurut putra bungsu Wakil Gubernur Sumatera Selatan, Mawardi Yahya ini, mobil dinas bupati yang lama dirasa masih layak sehingga tidak perlu membeli mobil dinas baru.

Saat disinggung mengenai upaya tarik paksa aset, Panca mengaku tak akan mengutamakan opsi tersebut.

"Untuk upaya tarik paksa, saya serahkan ke dinas terkait. Kalau masih bisa dikomunikasikan baik-baik, kenapa tidak? Jangan sampai ada ada gejolak gara-gara penarikan paksa," kata Panca.

Masihkah WFH Berlaku di Ogan Ilir Usai Vaksinasi Covid-19, Ini Jawaban Bupati Panca Wijaya Akbar

Bupati OI Panca Wijaya Resmikan Rumah Tahfiz, Ada Juga Sabun dan Sampo Hasil UMKM

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved