Berita Palembang
Pria Botak di Palembang Ini Bakar Musola Pakai Sandal Jepit, Kesal Ditegur saat Pinjam Bohlam Lampu
MS diamankan dikediamannya tanpa perlawanan dan mengakui bahwa pelaku memang benar telah melakukan pembakaran terhadap musholla tersebut.
Api diketahui oleh warga ketika sudah membesar, ketika azan subuh berkumandang.
Memang, musholla yang berdiri selama 66 tahun diketahui sudah tidak aktif lagi dan hanya digunakan ketika sholat magrib dan isya.
Meskipun demikian, musholla yang berbahan kayu ini tetap dirawat oleh pengurus dan warga sekitar.
Terlebih lagi ketika bulan Ramadhan tiba, musholla ini aktif digunakan warga sekitar untuk beribadah.
Musholla yang sudah terbilang tua ini sudah pernah diajukan ke pemerintah kota Palembang namun belum ada kejelasan dari pengajuan tersebut.
Amir hamzah (58) salah satu warga sekitar mengatakan pemerintah Kota Palembang sempat memberikan bantuan uang senilai Rp 15 juta namun belum dapat diterima oleh pengurus masjid.
"Waktu itu ada bantuan Rp 15 juta namun kami kembalikan uang itu karena tidak cukup untuk membangun musholla ini. Nanti diperbaiki terus yang lainnya belum bisa diperbaiki secara sekaligus," katanya ketika didatangi di lokasi kejadian kebakaran, Kamis (11/3/2021).
Sebelum terjadinya kebakaran ini, ternyata sudah dua kali musholla ini dibobol maling.
Warga pun sudah pernah melaporkan ke pihak berwajib terkait kehilangan barang di musholla ini.
"Selasa sama Rabu sekitar 10 hari yang lalu pernah kemalingan, pertama itu kipas angin 3, terus penutup untuk masak nasi disini juga hilang," katanya.
Dari kebakaran ini pun tidak ada satupun barang yang bisa diselamatkan termasuk al-quran dan buku yasin.
Warga pun berharap adanya bantuan dari pemerintah untuk membangun lagi musholla yang sudah berusia 66 tahun ini. (*)