Oknum Pelajar Bacok Teman Pria yang Dekati Adik Perempuannya, Senjatanya Parang Bermata Satu
"Antara pelaku dan korban masih berteman, namun pelaku tidak senang karena korban berusaha mendekati adik perempuannya, sehingga terjadi penganiayaan,
SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Seorang oknum pelajar diduga sudah melakukan pembacokan terhadap seorang remaja pria berusia 16 tahun.
Akibat ulahnya, tersangka berusia 17 tahun itu diamankan tim buser dari Polsek Kertapati, sementara korban yang menderita sejumlah luka bacok menjalani perawatan di rumah sakit.
Informasi dihimpun, penganiayaan dialami korban terjadi Rabu (24/2), sekitar pukul 11.00, siang di Jalan Ki Kemas Rindo, Kelurahan Ogan Baru, Kecamatan Kertapati.
Tersangka yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian mendatangi kediaman korban, yang sebelum kejadian merupakan teman dari tersangka.
• Jelang Turnamen Pramusim Raffi Ahmad Cs Sambangi Menpora, Ternyata Ini Tujuannya
Setelah bertemu korban, tersangka tiba-tiba saja langsung menyerang dengan memukul korban ke arah wajah korban.
Tidak sampai di situ, tersangka juga langsung membacok ke arah leher sebelah kiri, telinga, dan telapak tangan bagian luar.
Melihat korban bersimbah darah, tersangka langsung melarikan diri.
Oleh warga, korban langsung dibantu dan pihak keluarga korban langsung melarikan korban ke RSUD Bari Palembang.
Hasil pemeriksaan medis diketahui korban mengalami luka bacok pada leher sebelah kiri, luka pada telinga kiri, dan luka gores pada bagian tangan.
Menurut keterangan korban, bahwa tersangka menganiaya dirinya dikarenakan merasa tidak senang dengan korban yang mendekati adik perempuan tersangka.
• Oknum Kepala Dinas di Muratara Dikabarkan Berbulan-bulan Tak Ngantor, Akunya Kini Sedang Diopname
Kakak korban mengatakan ia mendapat kabar adik dibacok langsung membawa sang adik ke rumah sakit.
Sementara, Kapolsek Kertapati AKP Irwan Sidik didampingi Kanit Reskrim Ipda Ledi membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan.
"Tersangka sudah kita amankan tidak lama setelah menganiaya korban hingga terluka bacok, dan saat ini korban sudah dirawat di RSUD Bari," ujar Irwan.
Lanjutnya, untuk motif tersangka sendiri menurut keterangan saksi bahwa pelaku merasa tidak senang dengan korban yang mendekati adik perempuannya.
"Antara pelaku dan korban masih berteman, namun pelaku tidak senang karena korban berusaha mendekati adik perempuannya, sehingga sampai berujung penganiayaan ini," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/aniayaberatpalembang.jpg)