Berita Palembang

Wanita di Tangga Buntung Palembang Ini Babak Belur Dianiaya Pacarnya, Gegara Menolak Malam Mingguan

Tak terima atas perlakuan tersebut, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (1/6/2026) siang.

Tayang:
Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Andi Wijaya
MELAPOR KE POLISI - Tak terima dengan peristiwa ini, korban yakni Fitria yang tercatat sebagai warga jalan Depaten Lama Lorong Kelayu Kecamatan IB II, Palembang ini melaporkan peristiwa tersebut ke Polrestabes Palembang, Senin (1/6/2026), siang 
Ringkasan Berita:
  • Seorang IRT bernama Fitria (42) melapor ke Polrestabes Palembang setelah diduga dianiaya pacarnya karena cemburu.
  • Korban mengaku dipukul, ditendang, dan telinganya digigit saat diajak bertemu di kawasan Jalan KI Gede Ing Suro, Palembang.
  • Akibat kejadian tersebut korban mengalami luka lebam di wajah, tangan, dan telinga, sementara kasusnya kini ditangani Unit PPA Satreskrim Polrestabes Palembang.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial Fitria (42), warga Tangga Buntung  Jalan Depaten Lama Lorong Kelayu, Kecamatan Ilir Barat (IB) II, Palembang, Sumsel, menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh pacarnya sendiri akibat dilanda rasa cemburu.

Tak terima atas perlakuan tersebut, korban melaporkan kejadian yang dialaminya ke SPKT Polrestabes Palembang, Senin (1/6/2026) siang.

Kepada petugas, Fitria menuturkan peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di kawasan Jalan KI Gede Ing Suro, Kelurahan 30 Ilir, Kecamatan IB I, Palembang.

Korban menjelaskan, sebelumnya sang pacar berinisial DI mengajaknya keluar pada malam Minggu.

Namun ajakan tersebut ditolak karena dirinya sedang dalam kondisi sakit dan memilih beristirahat di rumah.

"Awalnya pacar saya mengajak keluar pada malam Minggu. Tetapi karena saya sedang sakit, jadi tidak keluar rumah," ujar Fitria kepada petugas.

Diduga karena cemburu, terlapor menaruh curiga bahwa korban sebenarnya bertemu dengan pria lain pada malam tersebut.

Keesokan harinya, saat keduanya bertemu, korban diajak menuju lokasi kejadian.

Menurut korban, setibanya di lokasi, terlapor yang sudah emosi langsung melakukan penganiayaan dengan memukul, menendang, bahkan menggigit telinganya.

"Terlapor mengira saya jalan dengan pria lain. Saat bertemu saya diajak ke lokasi, lalu di sana saya dipukul, ditendang, dan telinga saya digigit," ungkapnya.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka lebam di bagian wajah, tangan, serta telinga. Korban berharap pihak kepolisian segera menindak pelaku atas perbuatannya.

"Saya berharap terlapor bisa segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku," katanya.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Piket Ipda Tamia Rahmadhany membenarkan adanya laporan dugaan penganiayaan tersebut.

"Laporan korban sudah diterima dan akan diteruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang, khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), untuk ditindaklanjuti lebih lanjut," ujarnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved