Breaking News:

Koordinasi Upaya Penanggulagan Kemiskinan di PALI , Bapedda Sinergikan Lintas Sektor

Bappeda Kabupaten PALI melakukan koordinasi dengan empat sektoral di luar pemerintah Kabupaten PALI , dalam upaya rancangan penanggulangan kemiskinan

sripoku.com/Reigan
Suasana rapat koordinasi penanggulangan kemiskinan daerah di ruang rapat Pemda PALI, Rabu (17/2/2021). 

SRIPOKU.COM, PALI - Penanggulangan kemiskinan di daerah khususnya wilayah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) menjadi prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2025.

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten PALI melakukan koordinasi dengan empat sektoral di luar pemerintah Kabupaten PALI , dalam upaya mensinergikan rancangan untuk penanggulangan kemiskinan di Bumi Serepat Serasan. 

Plt Kepala Bappeda Kabupaten PALI, Ahmad Jhoni berkata, bahwa empat lintas sektoral tersebut seperti Kementerian Agama PALI, Forum CSR Kabupaten PALI, Badan Pertanahan Nasional, serta BPJS Kesehatan. 

"Lintas sektor ini diminta untuk bisa mensinergikan lima tahun ke depan, dalam membuat rancangan penanggulangan kemiskinan daerah yang nantinya akan dituangkan dalam RPJMD kabupaten PALI," ungkap Jhoni, Rabu (17/2/2021) 

Dijelaskan, Forum CSR diharapkan mampu berperan dalam mensinergikan penanggulangan kemiskinan. 

Kemudian kemenag PALI melalui pondok pesantren, bisa membuat terobosan dan membantu penanggulangan kemiskinan dengan membuat kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat. 

"Pemerintah siap menyediakan lahan, dan para santri yang mengelolanya. Serta BPN mampu untuk menjalankan program pembuatan sertifikat gratis di empat desa yang masuk kawasan hutan, sehingga masyarakat tidak lagi was-was. Dan UMKM yang akan terus dioptimalkan," terangnya.

Dalam penanggulangan kemiskinan daerah, pemerintah pada dasarnya harus membantu masyarakat dengan menekan pengeluaran mereka. 

"Makanya kesehatan dan pendidikan masyarakat sudah dijamin, usaha masyarakat bakal dibantu, sehingga bisa mengurangi angka kemiskinan di kabupaten PALI," tambahnya. 

Sementara itu, staf ahli Bupati PALI bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Sunardin, SH menerangkan bahwa sebagai salahsatu solusi untuk menanggulangi kemiskinan daerah, bisa dilakukan dengan meningkatkan hasil pertanian. 

"Penanaman padi organik seperti yang disampaikan dari Forum CSR, kemudian peningkatan gula aren yang kini banyak digeluti usahanya oleh warga di Kecamatan Tanah Abang. Karena, kalau bertani, tidak ada habis masanya. Kalau jadi pegawai ada masa pensiunnya," jelas Sunardin.(cr2)

Penulis: Reigan Riangga
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved