3 Kiat dari Chairul Tanjung Agar Pebisnis tidak Gulung Tikar Saat Pandemi

"Jika peluang tidak ada, apa yang harus dilakukan ? Maka ciptakan peluang usaha. Inilah prinsip jika mau jadi entrepreneur (wirausahawan)," ungkap CT

Editor: aminuddin
internet
chairul tanjung 

Dengan menjaga optimisme itu, masih menurut dia, maka ke depannya akan mampu melihat berbagai peluang sekecil apapun.

"Sudah menjadi hukumnya bahwa setiap krisis maka peluang pasti kian mengecil.

Nah ini terkait kiat kedua, sekecil apapun peluang itu harus ditangkap," papar mantan Menko Perekonomian itu.

Jika karena kondisi pandemi kian menutupi celah bisnis, termasuk di dunia media massa, maka kiat ketiga adalah ciptakan peluang usaha.

"Jika peluang tak ada, apa yang harus dilakukan ?

Maka ciptakan peluang usaha.

Inilah prinsip jika mau jadi entrepreneur (wirausahawan)," ujar CT.

Kisah Sukses Pebisnis Ikan Cupang di Jambi, Berawal dari Hobi, Kini Bikin Hidupnya tak Susah Lagi 

Saat Ini CT mengakui bahwa memang hal itu gampang diucapkan tetapi tak mudah dikerjakan.

Tetapi, dengan diawali optimisme maka ia yakin semua bisa dikerjakan.

Ia juga mengemukakan bahwa setiap daerah dan media punya tantangan dan peluang berbeda-beda.

"Dan secara teori ini tidak ada, misalnya hadapi sebuah tantangan harus langkah A atau B.

Setiap tantangan pasti ada jalan keluarnya.

Jadi jalan keluar sebuah tantangan harus dicari yang disesuaikan dengan karekter daerah dan media masing-masing," kata CT.

CT mencontohkan, peluang yang terbuka saat ini adalah produk TV digital hanya bermodal beberapa kamera yang harganya sekitar Rp 5 jutaan sudah bisa melakukan bisnis menjanjikan.

Padahal dulu butuh dana hingga ratusan miliar rupiah tetapi kini dengan mudah bisa memanfaatkan kanal digital semacam Youtube.

"Seperti saya sebut di awal, hidup seperti kue donat.

Orang optimistis dapat rotinya, meski mungkin sedikit tetapi yang pasimistis dapat bolongnya," jelas CT.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Tips dari CT Agar Pebisnis Bertahan di Situasi Sulit Pandemi"

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved