Breaking News:

Berita Palembang

KOMPOL Edi Rahmat 'Panen' Tersangka Kasus 3C, Sepekan Reskrim Polrestabes Palembang Bekuk 16 Pelaku

6 pelaku kejahatan jalanan kasus 3C yang cukup membuat gerah warga Palembang, akhirnya berhasil diringkus petugas di tempat terpisah

SRIPOKU.COM/ANDI WIJAYA
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irwan Prawira didampingi Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat dan Kanit Pidum AKP Robert Perdamaian Sihombing, saat mengelar perkara 16 tersangka tersebut, di aula Mapolrestabes, Palembang, Senin (8/2/2021).  

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menekan angka kejahatan di kota Palembang, satuan Reskrim Polrestsbes, Palembang, mulai dari unit Pidum (Pidana umum), Ranmor, Tekab 134, Resmob, serta PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak), tidak main-main memberikan tindakan tegas kepada para pelaku kejahatan 3C, (Curat, Curas dan Curanmor). 

Ini terbukti dalam satu pekan terakhir, ada 16 pelaku kejahatan jalanan kasus 3C yang cukup membuat gerah warga Palembang, akhirnya berhasil diringkus petugas ditempat terpisah.

Dari 16 tersangka yang diamankan, ada 6 diantaranya diberikan tindakan tegas terukur dan 3 diantara kasus asusila.

Dengan sejumlah barang bukti, cukup mengantarkan para tersangka ke balik jeruji besi sel tahanan Polrestabes Palembang, Senin (8/2/2021), siang. 

"Benar para tersangka ini merupakan tangkapan anggota kami selama sepekan terakhir. Dari 16 tersangka tersebut ada 5 resedivis, DPO (Daftar pencarian orang), serta ada tersangka kambuhan," ungkap Kapolrestabes, Palembang, Kombes Pol Irwan Prawira didampingi Kasat Reskrim Kompol Edi Rahmat dan Kanit Pidum, AKP Robert Perdamaian Sihombing, saat mengelar perkara 16 tersangka tersebut, di aula Mapolrestabes, Palembang, Senin (8/2/2021). 

POLWAN Humanis dari Polrestabes Palembang, Saya Tulus Bantu Nenek Itu dan tidak Tahu Kalau Viral

Ungkap Kasus Pembunuhan, Pidum Polrestabes Palembang dan Jatanras Polda Sumsel Dapat Penghargaan

Sosok Perwira di Polrestabes Palembang, yang Ditakuti Penjahat di Kota Palembang, Sikat Habis

Selain mengamankan 16 tersangka, lanjut Irvan, anggotanya juga mengamankan barang berupa laptop, motor, sempura, 5 butir peluru, pakaian dan celana yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya. 

“Kini kita masih terus kembangkan kasus-kasus para tersangka ini, terkait adanya kasus lain dan DPO yang belum tertangkap. Dirinya juga mengatakan tak segan-segan melumpuhkan pelaku, jika saat ditangkap pelaku melakukan perlawanan. Dan mereka akan kita kenakan pasal 363 KUHP atau 365 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” bebernya.

Sedangkan ketika ditemui usai gelar perkara, Salah satu tersangka Apek mengaku terpaksa melakukan aksi pembobol ruko lantaran kepepet kebutuhan untuk makan.

"Terpaksa pak saya pembobol ruko lantaran tak ada pekerjaan. Oleh itu lah saya melakukan aksi pencurian ini," ungkap sambil merengek kesakitan karena dihadiahi petugas dengan timah panas.

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved