Breaking News:

Perang Melawan Virus Corona Masih Akan Berlangsung 7 Tahun ke Depan, Begini Penjelasan Ilmiahnya

Berdasarkan perhitungan ilmiah, perang melawan Virus COrona atau Covid-19 ini masih akan berlangsung selama 7 tahun ke depan.

sripoku.com/a farozi
Para tenaga kesehatan (Nakes) di Kabupaten Musirawas mulai mendapatkan vaksinasi Covid-19, Selasa (2/2/2021). Nakes di Kabupaten Musirawas yang akan divaksin sebanyak 2300 orang. 

SRIPOKU.COM -- Berdasarkan perhitungan ilmiah, perang melawan Virus COrona atau Covid-19 ini masih akan berlangsung selama 7 tahun ke depan.

Dilansir Mirror, diyakini dengan tingkat vaksinasi saat ini, target vaksinasi 75 persen akan selesai pada tahun 2028.

Hal itu menunjukkan bahwa perlu waktu 7 tahun hingga populasi global mencapai tingkat kekebalan komunitas, yang diharapkan mengarah pada penekanan virus.

Kalkulator vaksinasi Bloomberg juga mengungkapkan bahwa Amerika Serikat berpotensi mencapai kekebalan komunitas paling cepat pada Tahun Baru 2022.

Sementara itu, Inggris berharap untuk memvaksinasi setiap orang dewasa pada akhir Agustus tahun ini dan telah menjadi salah satu negara di garis depan peluncuran vaksin.

Ini Hukum Seorang Muslim yang Tak Mendirikan Sholat, Tak Boleh Diterima Nikah atau Batal Akad Nikah

Waspada! Saat Musim Hujan, Beberapa Titik Jalan di Prabumulih Berlubang

Urutan Kepangkatan POLRI dari Tertinggi hingga Terendah, Bedakan Antara Perwira, Bintara dan Tamtama

Saat ini, sekitar satu dari lima orang dewasa telah menjalani suntikan di Inggris dengan usia di atas 70-an dan kondisi rentan secara klinis.

Namun kekhawatiran muncul dalam nasionalisme vaksin.

Organisasi Kesehatan Dunia telah memperingatkan negara-negara kaya untuk tidak menimbun pasokan vaksin.

AS dilaporkan telah memvaksinasi sekitar 8,7 persen dari populasi, memberikan 1,3 juta suntikan per hari.

Saat ini, diyakini bahwa sekitar 4,5 juta dosis vaksin sedang diberikan di seluruh Amerika Serikat, dengan perkiraan 119,8 juta vaksin dikirimkan ke seluruh dunia.

Halaman
123
Editor: adi kurniawan
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved