Breaking News:

Hutan Tanaman Industri

Praktek Pengelolaan Hutan Tanaman Industri yang Lestari

Pengelolaan lahan gambut sangat membutuhkan pemahaman lokasi dan kawasan serta ke­te­r­ka­itan antar pengguna lahan di kawasan tersebut.

Editor: Salman Rasyidin
SRIPOKU.COM/EVAN HENDRA
Ilustrasi Salah satu lokasi Hutan Industri yang terbakar, Petugas berusaha memadamkan api. 

Untuk pengelolaan fisik lahan yang lestari ada tiga aspek yang mempengaruhi yaitu: 1.Water ma­nagement, 2.Silvikultur tanaman, 3.Fire.

Yang mana ketiga unsure ini yang paling do­min­an dalam pengelolaan lahan Hutan Tanaman di lahan gambut ada­lah Water Management.

Di­ha­rapkan dengan adanya pengelolaan yang tepat dapat me­ning­katkan pertumbuhan tanaman dan dapat menjaga kelembaban lahan yang akan mem­perkecil terjadinya bahaya kebakaran.

Pe­ngelolaan tata air (water management) di lahan gambut merupakan kunci ke­berhasilan ke­berlanjutan usaha HTI di lahan gambut.

Prinsip utama pengelolaan air di la­han gambut a­dalah: “elevasi muka air di saluran pembuang harus dipertahankan se­tinggi mungkin, tapi ma­sih mampu memberikan kedalaman air tanah optimum (ke­dalaman air tanah minimum yang masih memungkinkan pertumbuhan tanaman yang baik)untuk pertumbuhan tanaman”.

Faktor dasar untuk melakukan Pengelolaan tata air dilahan gambut/rawa meliputi :

(1) Pe­ren­ca­­naan Water Management,

(2) Makro Water Management,

(3) Mikro Water Ma­nagement,

(4) WM For Fire Management.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved