3 Jenderal yang Antar Makalah ke DPR Berpeluang Gantikan Listyo Sigit Prabowo Jadi Kabareskrim
Posisi Kabareskrim ditinggalkan Komjen Listyo Sigit Prabowo beredar kabar, sedikitnya ada empat calon, diantaranya, Irjen Wahyu Widada (Kapolda Aceh)
Ikut pula dalam rombongan itu Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdi Sambo dan Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta
Wahyu merupakan teman seleting (seangkatan) Listyo di Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.
Dia adalah peraih Adhi Makayasa alias lulusan terbaik di angkatannya.
Sementara Sambo adalah mantan anak buah Listyo di Bareksrim.
Sebelum dipromosikan menjadi jenderal bintang dua, Sambo merupakan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri saat masih berpangkat Brigadir Jenderal.
”Kegiatan kami hari ini adalah menyerahkan naskah fit and proper test yang besok akan dilaksanakan. Kami datang ke sini mewakili calon Kapolri," kata Wahyu di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (19/1) lalu.
Namun, Wahyu menolak menyampaikan judul, isi, dan jumlah halaman makalah Listyo.
Menurutnya, hal tersebut akan disampaikan Listyo secara langsung saat uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri, pada Rabu (20/1).
"Besok mulai jam 10.00 WIB, kemudian akan diberikan waktu kepada beliau untuk memberikan paparan, kemudian ada penyampaian-penyampaian dari para anggota DPR RI," kata Wahyu.
Dari rombongan pengantar makalah itu, Irjen Wahyu Widada dan Irjen Nico Afinta masuk dalam radar Kabareskrim versi IPW.
Kapolda Aceh Irjen Wahyu Widada
Wahyu Widada berperan besar dalam makalah Listyo Sigit.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan makalah calon Kapolri itu digarap Listyo bersama dengan tim yang dikepalai oleh jenderal berbintang dua.
"Tadi pukul 15.00 WIB, materinya sudah diserahkan ke Komisi III DPR, oleh Ketua Tim Naskah Irjen Pol Wahyu Widada (Kapolda Aceh) didampingi Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo," kata Argo dalam keterangan resmi, Selasa (19/1).
Secara umum naskah makalah calon Kapolri itu berisi kebijakan atau program kerja ke depan.