Breaking News:

Pilkada 2020 di Sumsel

KPU OKU Bersiap Hadapi Gugatan Perselisihan Hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Konstitusi

KPU OKU bersiap menghadapi Perselisihan Hasil Pemilu/Pilkada (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada 2020 OKU.

SRIPOKU.COM/LENI JUWITA
Ketua KPU OKU Naning Wijaya ST 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA - KPU OKU bersiap menghadapi Perselisihan Hasil Pemilu/Pilkada (PHPU) di Mahkamah Konstitusi (MK).

Langkah-langkah yang dilakukan adalah dengan menambah pengetahun dan wawasan.

Hal itu dikatakan Ketua KPU OKU, Naning Wijaya, Rabu (23/12/2020).

Dijelaksan Naning, dalam menghadapi PHPU di MK, KPU akan mengkoordinasikan dalam penyiapan jawaban dan penyerahan alat bukti ke MK.

Baca juga: Dulu Kritik UU Cipta Kerja Macan Kertas Eddy Hiariej Kini Dilantik Jokowi jadi Wamenkumham

Tujuannya, supaya dapat berjalan satu pintu dan dapat dikendalikan oleh KPU Pusat. Sedangkan advokat atau kuasa hukum disiapkan oleh masing-masing KPU Provinsi/Kab/Kota penyelenggara pilkada.

Lebih lanjut Naning menjelaskan,  dalam upaya menghadapi kemungkinan gugatan karena ada yang merasa tidak puas dengan hasil penghitungan suara  maka komisioner KPU OKU harus memiliki pengetahuan yang luas di bidangnya.

Untuk itu, kata Naning, pihaknya  telah melakukan serangkaian rapat koordinasi (rakor) dan bimbingan teknis (bintek) dalam persiapan menghadapi Perselisihan Hasil Pemilu/Pilkada (PHPU) di MK.

Rakor dilaksanakan secara internal dan eksternal, untuk Rakor internal KPU denga KPU Provinsi /Kab/Kota penyelenggara pilkada. Kemudian untuk rakor eksternal KPU dengan MK.

Baca juga: Perbedaan Rapid Test Antibody, Rapid Test Antigen, dan PCR Menurut Ahli Mikrobiologi Prof Yuwono

Selanjutnya, KPU OKU juga melaksanakan Bintek ecara internal dan eksternal.

Halaman
12
Penulis: Leni Juwita
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved