Breaking News:

Ampera tak Ditutup Saat Pergantian Tahun, Tapi Jika Berkerumun Dibubarkan Petugas

Tidak ada rencana penutupan ruas jalan di Kota Palembang pada malam pergantian tahun 2020 ke 2021.

DOK. SRIPO
Sriwijaya Post edisi Selasa (22 Des 2020); Bubarkan Kerumunan di Ampera 

PALEMBANG, SRIPO -- Polisi bakal tegas membubarkan kerumunan masyarakat yang merayakan pergantian tahun di Jembatan Ampera Palembang. Tindakan itu untuk mencegah penularan Covid-19 di kerumunan warga.

Sementara itu sejauh ini tidak ada rencana penutupan Jembatan Ampera pada saat pergantian tahun. Hal ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilakukan penutupan jembatan untuk beberapa waktu saat pergantian tahun.

Kabag Ops Polrestabes Palembang AKBP Eddy Apriyanto, Senin (21/12) mengatakan, arus lalu lintas di Jembatan Ampera rencananya tetap dibuka pada malam pergantian tahun dan tidak ada perayaan apapun seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca juga: Bubarkan Jika Berkerumun: Tak Ada Perayaan Tahun Baru di Jembatan Ampera: Polisi Siaga 24 Jam

"Jika sudah dibubarkan masih juga membandel (berkerumun) maka bisa dikenakan sanksi sesuai Perwali Nomor 27 Tahun 2020," ujarnya usai Apel Operasi Lilin Musi 2020 di Mapolrestabes Palembang.

Menurut dia, terdapat 439 personel gabungan yang akan mengamankan Natal dan Tahun Baru selama 21 Desember-4 Januari 2021 di 14 titik penjagaan dan pelayanan utama di Kota Palembang. Semua personil juga diminta mencegah timbulnya kerumunan.

Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji melalui Kasat Lantas Polrestabes Palembang, Kompol M Yakin Rusdi menerangkan, tidak ada rencana penutupan ruas jalan di Kota Palembang pada malam pergantian tahun 2020 ke 2021.

Baca juga: Jembatan Ampera tidak Ditutup di Malam Tahun Baru 2021

"Mulai dari Jalan Jenderal Sudirman simpang Internasional Plaza (IP) menuju ke Masjid Agung tidak ditutup. Karena apabila ditutup kita membiarkan masyarakat untuk melakukan keramaian. Jadi arus lalu lintas seperti biasa," kata Kompol Yakin.

Tapi menurut Yakin, personil yang ada di jalan akan ditambah kekuatannya. "Kurang lebih 100 personil ditambah, untuk pengamanan PAM tahun baru," terangnya.

Terkait kemungkinan diberlakukan sistem buka tutup jalan menuju Jembatan Ampera, Yakin mengatakan untuk sementara ini terbuka tidak ada yang ditutup. "Kita kan ada 11 Pospam, 3 Posyan dan 1 pos terpadu. Nanti setiap pos ada personilnya Polri, TNI, Pol PP, dan ada juga petugas kesehatan," ungkapnya.

Lanjutnya, disetiap pos dilengkapi dengan protokol kesehatan misalnya harus ada handsanitizer, dan selalu menghimbau masyarakat untuk menggunakan masker, cuci tangan, serta menghindari kerumunan.

Baca juga: Cerita Korban Selamat dari Hantaman Mobil Pajero di Jembatan Ampera: Rivaldo Sempat Syok

Halaman
12
Editor: Soegeng Haryadi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved