Breaking News:

Mayat di Room Karaoke

Darah R Mendidih Lihat Istrinya Karaoke dan Makan Bareng Pria Lain, Terjadi Duel Security Kewalahan

Menurut kesaksian Manager tempat karaoke Diva Family Prabumulih, Egus awalnya mereka tak curiga sama sekali karena melihat R pelaku Pembunuhan datang

TRIBUN SUMSEL/EDISON
Pelaku dan istrinya saat diamankan polisi: Darah R Mendidih Lihat Istrinya Karaoke dan Makan Bareng Pria Lain, Terjadi Duel Security Kewalahan 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH-Kesaksian security dan manajemen terkait aksi pria di Prabumulih habisi tetangganya di kawasan Karaoke Diva di Prabumulih Sumsel (Sumatera Selatan), Rabu (25/11/2020) sekitar pukul 14.00, bahwa pelaku berinisial R kalap mendapati istrinya tengah berdua dengan pria lain di dalam room karaoke.

Diduga, dia sudah tahu akan kabar tersebut dari tetangganya, namun saat melihat kenyataan sebenarnya Darah R Mendidih Lihat Istrinya Karaoke dan Makan Bareng Pria Lain, Terjadi Duel Security Kewalahan.

Apalagi faktanya, R yang merupakan warga Jalan Kerinci Vina Asri 2 Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih ini, mendapati pria yang bersama istrinya itu tak lain tetangganya sendiri dan masih kenal yakni AH yang beralamat di Jalan Tangkuban Perahu Kelurahan Muaradua Kecamatan Prabumulih Timur kota Prabumulih.

Menurut kesaksian Manager tempat karaoke Diva Family Prabumulih, Egus awalnya mereka tak curiga sama sekali karena melihat R pelaku Pembunuhan datang dengan kalem dan tenang saja. Apalagi dia datang untuk menemui temannya yang tengah berada di room karaoke.

Menurut Egus, sebelum pembunuhan sadis itu terjadi, sekitar pukul 13.30 seorang perempuan berjilbab check in karaoke sendirian di room 3.

"Lalu setelah 15 menit datang seorang laki-laki ke dalam room dan di dalam kita tidak tahu karena mereka karaoke," ujarnya kepada wartawan, Rabu (25/11/2020).

Egus menuturkan, setelah itu 30 menit pasangan itu karaoke tiba-tiba datang seorang pria namun ditegur scurity dan ditanya apakah mau karaoke atau tidak.

"Katanya mau karaoke dan ditanya sudah check in belum dijawab belum, lalu disuruh check in lewat Whatsapp karena tak bisa masuk kalau belum. Tapi alasan pelaku baru pulang kerja dan karena kepanasan izin minta masuk ke dalam sekalian nunggu teman katanya, karena alasan itu lalu diizinkan security," bebernya.

Lebih lanjut Egus menjelaskan, setelah pelaku masuk tiba-tiba dirinya mendapat kabar dari karyawan ada yang berkelahi, lalu bersama scurity mencoba memisah dengan menarik pelaku yang membawa pisau. Hingga Terjadi Duel Security Kewalahan.

"Kita coba tarik, tapi tidak bisa karena tenaga pelaku kuat, posisi saat itu pelaku hendak menusuk wanita bukan laki-laki. Lalu kami keluar memanggil polisi, setelah sampai sini perempuan sudah di luar gedung dengan darah semua," jelasnya.

Halaman
123
Editor: Hendra Kusuma
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved