Liga Champions
Man United vs Basaksehir, Saatnya Balas Dendam
Di Old Trafford dini hari nanti, Ba akan kembali jadi target man dalam formasi 4-5-1, dengan Edin Visca, dan Deniz Turuz membantu di kedua sayap.
Liga Champions
Penyisihan Grup H
Stadion Old Trafford
Rabu (25/11) dini hari
Live on Vidio
Rabu (25/11) Pukul 03.00 WIB
MANCHESTER United punya kesempatan untuk balas dendam setelah dipermalukan Istanbul Basaksehir 1-2 di Istanbul (5/11) lalu. Dominasi United di grup H Liga Champions itu runtuh seketika gara-gara kekalahan tak terduga di awal bulan.
Bayangkan saja, United sebelumnya memegang kendali penuh di grup H setelah mengalahkan Paris Saint-Germain, dan RB Leipzig. Sukses di Liga Champions itu pun jadi pencuci dosa pelatih Ole Gunnar Solskjaer setelah turun naik di Liga Primer.
Namun kekalahan dari Basaksehir, seperti mengingatkan kembali bahwa United memang sedang tak baik-baik saja. Terlebih, gol pembuka lewat serangan balik dari Demba Ba jadi bahan tertawaan dunia karena amburadulnya sistem pertahanan Setan Merah.
Baca juga: Hasil Liga Champions: Manchester United Kalah Lagi, Skor 1-2 Versus Basaksehir
Demikian juga gol kedua dari Edin Visca, yang terjadi karena para bek United seperti kebingungan, hingga Edin bisa leluasa menyepak bola, tanpa ada halangan sedikit pun.
Pelatih Basaksehir, Okan Buruk, sampai terheran-heran, terutama dengan gol pertama timnya.
"Kami nyaris tak percaya Demba Ba bisa mendapat ruang seluas itu. Bukan proses golnya yang mengejutkan kami, tapi fakta bahwa dia sama sekali tak tertandingi," ujarnya saat itu.
Usai kekalahan itu, United mulai bangkit dengan menggebuk Everton 3-1. Penampilan yang terbilang apik, lewat dua gol Bruno Fernandes, dan gol penutup dari Edinson Cavani.
Namun, laga terakhir melawan West Brom, kembali membuat para pendukung United berdebar-debar.
Tim degradasi itu menciptakan kesulitan luar biasa, karena lemahnya pertahanan United.
Untungnya tiga peluang besar mereka tersia-siakan karena lemahnya penyelesaian. Sedang United sendiri beruntung mendapatkan penalti.
Sang eksekutor, Bruno Fernandes sempat gagal di kesempatan pertama. Untungnya wasit menganulir, dan memberi kesempatan kedua yang dituntaskan untuk kemenangan 1-0.
Sebuah kemenangan yang jauh dari meyakinkan. Hal itu diakui oleh Solskjaer. "Jelas ini bukan langkah maju. Kami bermain sangat bagus melawan Everton terakhir kali, dan itu adalah penampilan yang sangat saya sukai," kata pelatih asal Norwegia itu.
"Yang ini (lawan West Brom) jauh di bawah par, tetapi kami menang dan terkadang tiga poin lebih penting daripada performa," katanya berkilah.