Breaking News:

Pandemi COVID-19 dan Tragedi Berjamaah

Masih segar dalam ingatan akan bagaimana reaksi dan respon masyarakat pada bulan Maret la­lu. Ketika mendengar ada terdeteksi virus Corona.

ist
Raegen Harahap,B.A.,M.A 

Oleh: Raegen Harahap,B.A.,M.A

Alumni Aligarh Muslim University, India Dosen Ilmu Politik, UIN Raden Fatah Palembang

Di tengah mengganasnya pandemi Covid-19 terus membabi buta.

Anehnya, kita justru “adem-ayem”.

Seolah-olah wa­bah telah berakhir.

Masih segar dalam ingatan akan bagaimana reaksi dan respon masyarakat pada bulan Maret la­lu. 

Ketika mendengar ada terdeteksi virus Corona.

Kehebohan terdengar dimana-mana, kepanikan menyebar dan me­luas dalam waktu “sepersekian detik”.

Kehebohan tersebut pun dibarengi dengan perasaan “was-was” dan ke­ta­kut­an berlebihan.

Lebih dari itu, tidak sedikit mengunci diri berbulan-bulan sehingga kondisi saat itu seperti kota ma­ti tak berpenghuni.

Halaman
1234
Editor: Salman Rasyidin
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved