Sebuah Jalan Menuju Takdir Allah SWT
Belajar dari kisah Nabi Yusuf as. dalam Al Qur’an, paling tidak terdapat lima tahapan sunnatullah yang dilalui menuju takdirnya
Kekalahan umat Islam di perang Uhud misalnya.
Logika terbatas manusia bisa saja mengatakan bahwa Allah SWT. tidak adil terhadap Nabi Saw. dan para sahabat.
Bukankah mudah saja bagiNya untuk memberikan kemenangan.
Tapi sejarah menuturkan bahwa Nabi Saw. mengalami luka-luka dan berdarah di sekujur tubuhnya.
Ternyata, kekalahan itupun tidak terlepas dari hukum sebab akibat.
Pertama terpecahnya kesatuan pasukan akibat provokasi kaum munafiq;
kedua terlalu percaya diri karena kemenangan pada perang Badar setahun sebelumnya;
ketiga, ketidaktaatan sebagian pasukan atas instruksi Nabi SAW dan ketertarikan mereka pada harta rampasan perang membuat lalai dari siasat dan tipu muslihat musuh.
Sebab-sebab tersebut sengaja Allah SWT bangun sedemikian rupa.
Karena untuk mengantar mereka pada takdir kekalahan harus diciptakan kondisi yang melatarinya.
Tidak mungkin sebuah kekalahan terjadi begitu saja tanpa adanya sebab.
Ternyata dengan peristiwa kekalahan itu Allah Swt. ingin memberikan pembelajaran bahwa kemenangan atau kekalahan adalah sebuah akibat dari rangkaian-rangkaian sebab.
Hikmahnya luar biasa, setelah peristiwa Uhud, pasukan Islam menjadi lebih solid, tangguh dan dengan persiapan yang matang, sehingga tidak ada satupun peperangan yang dihadapi kecuali mereka mendapatkan kemenangan.
Sebab-sebab yang sunnatullah itu adalah rekayasa Tuhan untuk mengantarkan mereka pada takdir kekalahan.
Di antara tujuannya adalah untuk mendewasakan umat bahwa hasil segala sesuatu adalah akibat dari serangkaian sebab-sebab.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/jhon-uin.jpg)