Breaking News:

Sepekan Sekali Selama Empat Tahun, Lansia di Musi Rawas Ini Setubuhi Anak Tetangga Umur 14 Tahun

Persetubuhan terhadap anak dibawah umur itu sudah berlangsung sejak tahun 2016 atau empat tahun lalu, ketika korban masih berusia 10 tahun

handout
Tersangka diamankan di Polres Musi Rawas. 

Seminggu Sekali, Pria Uzur di Musirawas Setubuhi Anak Tetangganya Sejak Empat Tahun Lalu

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Setidaknya satu kali dalam satu minggu, pria berusia 60 tahun di Kecamatan Sumber Harta, Kabupaten Musi Rawas ini menyetubuhi perempuan berusia 14 tahun yang masih anak tetangganya sendiri.

Persetubuhan terhadap anak dibawah umur itu sudah berlangsung sejak tahun 2016 atau empat tahun lalu, ketika korban masih berusia 10 tahun atau duduk di kelas IV Sekolah Dasar.

Aksi mesum yang dilakukan tersangka ketahuan dan dilaporkan ke polisi. Tersangka akhirnya ditangkap dan dibawa ke Satreskrim Polres Musi Rawas untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Video Berikan Rasa Aman Kepada Masyarakat,  Pemkot Pagaralam Lakukan Penyemprotan Disinfektan

"Tersangka sudah diamankan dan dikenai pasal 81 dan atau 82 UU RI no. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU no. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," ungkap Kapolres Musi Rawas AKBP Efrannedy, Rabu (16/9/2020).

Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan, aksi terakhir yang dilakukan tersangka terjadi pada bulan Juli 2020 sekitar pukul 12.00 di rumah tersangka.

Kronologinya, tersangka menarik korban dan memaksanya masuk ke dalam kamar tersangka sambil mengancam korban agar diam.

Setelah berada di dalam kamar, tersangka kemudian melucuti celana korban lalu menyetubuhinya.

8 Objek Wisata di Kepulauan Natuna Ini Boleh Kamu Singggahi Karena Sangat Memesona Hati dan Indra

Usai melampiaskan nafsunya, tersangka memberikan uang Rp 10 ribu kepada korban lalu menyuruhnya pulang sambil masih mengancam agar korban tidak mengadu kepada orang lain.

Sementara itu, berdasarkan keterangan korban, bahwa tersangka yang merupakan tetangganya itu telah melakukan tindakan asusila terhadap dirinya sejak tahun 2016 atau sejak empat tahun lalu.

Saat itu, korban yang kini masih berstatus pelajar itu masih duduk di kelas IV SD.

Aksi terakhir dilakukan pada bulan Juli 2020. Dan selama empat tahun melakukan aksi tersebut, setidaknya tersangka menyetubuhi atau mencabuli korban sebanyak satu kali dalam satu minggu selama kurang lebih empat tahun lamanya.

Penulis: Ahmad Farozi
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved