Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

2 Kecamatan di Palembang Ini Tertinggi Kasus Suspect Covid-19, Ini Penyebabnya

Transmisi penyakit ternyata dapat dipengaruhi oleh kepadatan penduduk dan mobilitas masyarakat yang tinggi di suatu wilayah.

Sripoku.com/ Antoni
Ilustrasi Virus Corona di Sumsel 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Transmisi penyakit ternyata dapat dipengaruhi oleh kepadatan penduduk dan mobilitas masyarakat yang tinggi di suatu wilayah.

Data dari Dinkes Kota Palembang kemarin, Selasa (15/9/2020) menerangkan bahwa ada dua kecamatan yang memiliki jumlah kasus suspect tertinggi, yaitu Kecamatan Ilir Barat I dan Ilir Timur II.

Total kasus suspect di Kecamatan IB I sebanyak 1.167 orang dan Kecamatan IT II sebanyak 971 orang.

Ahli Epidemiologi Sumsel, Dr.Iche Andriyani Liberty, SKM., M.Kes mengatakan bahwa memang terdapat korelasi antara transmisi penyakit dengan kepadatan atau densitas penduduk dalam satu wilayah.

Misalnya saja seperti dua kecamatan tersebut, yang mana luas wilayah yang tidak terlalu besar namun kepadatan penduduk membuat wilayah tersebut tinggi akan kasus suspect atau orang yang memiliki gejala saluran pernafasan dan kontak erat dengan pasien Covid-19.

"Memang ada korelasi antara transmisi penyakit dengan kepadatan (densitas) penduduk di suatu wilayah, terutama untuk Covid-19 yang memerlukan kedisiplinan dalam melakukan physical distancing," ujarnya, Rabu (16/9/2020).

Tambahan 1 Kasus Covid-19 di Pagaralam, Walikota Alpian Maskoni Sebut Terpapar di Acara Hajatan

 

Masker Scuba dan Buff Disarakan Tidak Dipakai, Karena tak Ampuh Cegah Covid-19, Begini Penjelasannya

 

Namun selain faktor kepadatan penduduk, yang membuat sulit untuk menerapkan protokol kesehatan, juga terdapat faktor lain yaitu aktivitas masyarakat yang tinggi.

Mobilitas masyarakat yang tinggi di dua kecamatan tersebut tidak lepas dari banyaknya area perkantoran, mall dan fasilitas umum.

"Tetapi juga, harus diperhatikan faktor lainnya yakni pada dua kecamatan tersebut masyarakatnya banyak bersinggungan langsung dengan aktivitas ekonomi yang kompleks," ujarnya.

Sehingga mobilitas masyarakat tersebut menyebabkan transmisi dan angka suspect yang tinggi pada kedua kecamatan tersrbutr.

"Tidak hanya itu, kawasan perkantoran juga banyak di daerah ini," ujarnya.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved