Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Pasien Covid-19 di Lubuklinggau Melonjak Drastis, Rumah Sakit Penuh, Obat dan Nakes Mulai Terbatas

Pemkot Lubuklinggau mulai memberlakukan sanksi bagi warga yang melanggar protokol kesehatan seiring meningkatnya jumlah warga terpapar Covid-19

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi Virus corona di Kota Lubuklinggau 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau mulai memberlakukan sanksi bagi warga yang melanggar protokol kesehatan seiring meningkatnya jumlah warga terpapar Covid-19 di kota ini.

Pemberlakuan sanksi ini setelah Pemkot Lubuklinggau melakukan rapat evaluasi lintas sektoral bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh Camat dan Lurah se Kota Lubuklinggau melalui virtual.

BREAKING NEWS : 15 Santri Ponpes Modern Ar Risalah Lubuklinggau Positif Covid-19

Wakil Wali Kota Lubuklinggau, Sulaiman Kohar menyampaikan, mau tidak mau sanksi ini segera diberikan kepada masyarakat yang melanggar protokol kesehatan, sanksi mulai dari kerja sosial hingga usaha akan ditutup.

"Sebab setiap hari penyebaran Covid-19 di Kota Lubuklinggau terus mengalami peningkatan dalam sehari bisa 10-20 orang yang terpapar Covid-19," kata Sulaiman pada wartawan, Senin (14/9/2020).

Ia menyampaikan, akibat kasus covid-19 yang terus melonjak ini rumah sakit di kota ini sudah mulai penuh, obat-obatan mulai terbatas dan Sumber Daya Manusia (SDM) juga mulai terbatas.

3 Kota Zona Merah, Lahat, Muaraenim, Lubuklinggau

"Sementara Lubuklinggau zona merah. Salah satunya jalannya adalah mematuhi protokol kesehatan jaga jarak pakai masker hindari kerumunan dan cuci tangan pakai sabun, bila melanggar kita tertibkan dengan tegas," paparnya.

Menurutnya, saat ini kasus konfirmasi Covid-19 di Kota Lubuklinggau semakin meningkat, sebanyak 378 warga di kota ini positif terpapar Covid-19 dan 15 tambahan kasus baru berasal dari Pondok Pesantren Modern Ar-Risalah.

"Langkah ini kita ambil sebagai upaya pemerintah dalam mengambil kebijakan untuk memutus mata rantai Covid-19 yang semakin meluas di Kota Lubuklinggau," terangnya.

Suasana rapat evaluasi penanganan Covid-19 lintas sektoral di Kota Lubuklinggau, Senin (14/9/2020).
Suasana rapat evaluasi penanganan Covid-19 lintas sektoral di Kota Lubuklinggau, Senin (14/9/2020). (SRIPOKU.COM/Eko Hepronis)

Selanjutnya, untuk proses penindakan di lapangan penegakkan disiplin Pemkot melibatkan Sat Pol PP, Dishub, TNI dan Polri. Setiap warga yang melakukan pelanggaran akan langsung diberikan tindakan.

"Sekarang pemberian sanksi sosial sudah jalan. Untuk terberat apabila masih mengulang akan dikenakan denda Rp 500 ribu sesuai Perwali No. 31 Tahun 2020 yang sudah kita buat," katanya.

Update Covid-19 di Palembang, Penambahan Kasus Baru 15 Orang, Total Kasus Aktif 491 orang

Halaman
12
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved