Ternyata Ini Tips Agar Kelapa Parut Jadi Lebih Banyak Santannya, Rahasia Para Pedagang di Pasar!
Santan kelapa adalah bahan makanan yang merakyat di Asia Tenggara, Asia Selatan, Karibia, dan Amerika Selatan.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
• Satlantas Polres Muara Enim Berikan Bantuan 130 SIM C Gratis, Berikut Jadwal dan Syaratnya
• Air Tajin, Lama Tak Terdengar dan Digunakan, Ternyata Bermanfaat untuk Tubuh, Patut Disimak
5. Upaya menjaga kekebalan tubuh
Salah satu manfaat santan yang bisa kita dapat adalah kandungan vitamin C yang tinggi. Seperti kita tahu, vitamin C bisa membantu menjaga daya tahan tubuh dari penyakit.
Selain itu asam laurat, antimikroba, dan asam kaprat yang terdapat dalam santan berfungsi sebagai antibakteri, antifungi, dan antivirus.
Berbagai kandungan tersebut juga mampu menjaga sistem kekebalan tubuh dari serangan berbagai bakteri dan virus berbahaya, seperti influenza hingga herpes.
6. Memelihara keindahan rambut
Santan juga bisa jadi alternatif untuk merawat rambut yang tidak sehat, seperti rambut kering, rambut rontok, mengatasi ketombe, mempercepat penumbuhan rambut, dan menutrisi kulit kepala.
Caranya dengan membalurkan santan ke rambut hingga merata ke kulit kepala sambil dipijat perlahan.
Selanjutnya bilas lalu cuci rambut menggunakan sampo seperti biasa. Untuk kamu yang punya masalah dengan rambut mengembang, bisa juga diatasi dengan masker campuran santan dan lemon.
7. Menjaga kesehatan kulit wajah
Karena berkhasiat sebagai pelembab alami, santan baik untuk menjaga kesehatan kulit wajah.
Mulai dari mencegah timbulnya garis halus di wajah, mencegah kekeringan, mengencangkan, hingga mencerahkan kulit.
Santan juga bisa berfungsi sebagai makeup remover yang ampuh, lho! Caranya campurkan minyak kelapa dan santan dengan perbandingan 1:2, tuang atau celup kapas ke campuran tersebut, lalu usapkan pada wajah.
8. Menyehatkan Jantung
Sebuah studi menemukan bahwa minyak kelapa tidak meningkatkan kolesterol jahat atau kolesterol low-density lipoprotein (LDL) secara signifikan, tetapi juga dapat meningkatkan kadar kolesterol baik atau kolesterol high-density lipoprotein (HDL). Namun, penting untuk dicatat bahwa penelitian tersebut berlangsung singkat, yaitu hanya selama 4 minggu dan kurang pemantauan.
Kolesterol “baik” atau HDL dapat melindungi jantung dan menghilangkan kolesterol “jahat” atau LDL dari darah. HDL membawa kolesterol LDL ke hati yang kemudian akan memecahnya dan menghilangkannya dari tubuh.
====