Ternyata Ini Tips Agar Kelapa Parut Jadi Lebih Banyak Santannya, Rahasia Para Pedagang di Pasar!
Santan kelapa adalah bahan makanan yang merakyat di Asia Tenggara, Asia Selatan, Karibia, dan Amerika Selatan.
Penulis: Nadyia Tahzani | Editor: Welly Hadinata
Untuk selanjutnya, hasil parutan kelapa bisa diperas lagi dengan menambahkan air.
Namun, hasil santan dari perasan kedua dan seterusnya akan lebih cair dari perasan pertama.
• Remaja Bawah Umur di Lubuklinggau Jual Narkoba dengan Polisi, Rekannya Ikut Ditangkap
• Kesal Ada Kutu Dalam Beras, Gunakan Bahan Dapur Ini Untuk Mengusirnya
Manfaat Santan
1. Menjadi sumber lemak yang baik
Santan memiliki tingkat lemak jenuh yang tinggi, tapi jenisnya gak berbahaya karena termasuk trigliserida rantai pendek hingga sedang, bukan trigliserida rantai panjang.
Jenis ini berbentuk molekul yang sederhana, sehingga mudah larut dalam air.
Lemak ini juga lebih cepat menghasilkan energi dan mempercepat metabolisme, karena perpindahan dari usus kecil menuju hati lebih mudah.
Jadi hanya sedikit residu lemak yang terbentuk atau menumpuk di jaringan lemak.
Di samping itu, santan mengandung asam lauric yang lebih mirip lemak baik dalam ASI, bukan lemak jahat pada daging.
2. Menurunkan kadar kolesterol
Kadar LDL atau kolesterol baik dalam tubuh bisa meningkat jika mengonsumsi santan dengan takaran yang pas.
Hal ini sesuai dengan rekomendasi National Heart Foundation dan American Heart Association, yang menyebutkan baiknya santan dikonsumsi tak lebih dari seperempat hingga setengah cangkir sehari.
Lebih baik lagi jika santan dikombinasikan dengan bahan-bahan seperti sayuran, ayam, serta tofu.
3. Terdapat vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh
Berbagai jenis vitamin mineral penting juga terdapat pada santan.
Di antaranya kaya zat besi, magnesium, pospor, potassiun, tembaga, selenium, seng, dan folat.
Terdapat pula vitamin A, D, E, K, dan B16 juga bisa ditemukan. Selebihnya, santan mengandung thiamin, niacin, kolin, asam pantothenic, dan kalsium.
4. Mencegah penuaan karena kaya antioksidan
Zat antioksidan dipercaya mampu mencegah penuaan dan menangkal radikal bebas.
Di samping itu, santan juga mengandung asam yang terbukti bisa membunuh tiga organisme aterogenik utama, yakni penyebab pembentukan plak pada arteri dan pemicu penyakit jantung.