Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Senam di Taman Kota Termasuk dalam Kategori Penularan Risiko Tinggi Covid-19

Mobilitas masyarakat Sumsel yang berolahraga di taman-taman kota semakin meningkat di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

SRIPOKU.COM / Maya Citra Rosa
Aktivitas senam di Taman Kambang Iwak Palembang, Minggu (13/9/2020) 

Laporan wartawan Sripoku.com, Maya Citra Rosa

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Mobilitas masyarakat Sumsel yang berolahraga di taman-taman kota semakin meningkat di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Salah satunya olahraga senam sehat di kawasan Kambang Iwak Park Palembang setiap akhir pekan, pagi atau pun sore hari.

Ahli Epidemiologi Fakultas Kedokteran Unsri, Dr.Iche Andriyani Liberty, SKM., M.Kes menjelaskan bahwa memang sangat penting menjaga kebugaran tubuh, namun olahraga yang dilakukan seharusnya tidak melanggar protokol kesehatan.

Olahraga senam merupakan aktivitas yang dilakukan secara massal tentu tidak mematuhi protokol kesehatan karena menciptakan kerumunan, tidak menjaga jarak bahkan banyak masyarakat tidak menggunakan masker.

"Sedangkan jaga jarak, menghindari kerumunan dan memakai masker adalah perilaku dasar yang harus dilakukan untuk mencegah penularan Covid-19," ujarnya saat diwawancarai via whatsapp, Minggu (13/9/2020).

Menurutnya, mobilitas aktivitas masyarakat Sumsel di taman-taman kota yang kian meningkat ini perlu diwaspadai, jika tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dia mengingatkan bahwa pandemi yang terjadi saat ini belum terkendali baik di daerah maupun nasional.

Selain itu, Texas Medical Association mengkategorikan beberapa jenis olahraga yang masuk dalam kategori risiko penularan tinggi.

Update Covid-19 di Palembang, Kasus Baru Bertambah 19 Orang, Kecamatan Sukarami Tertinggi

 

Komnas HAM Minta Pilkada 2020 Ditunda Sampai Covid-19 Terkendali

Olahraga tersebut seperti Gym, olahraga di stadium olahraga, dan aktivitas di taman hiburan.

Sementara olahraga yang masuk dalam kategori risiko sedang-tinggi yaitu olahraga bola kaki dan basket.

"Olahraga senam juga termasuk dalam risiko tinggi karena akan menciptakan kerumunan, protokol kesehatan tidak dilakukan dengan baik dan benar," ujarnya.

Oleh karena itu, Iche menyarankan kepada masyarakat untuk tetap berolahraga yang termasuk dalam kategori risiko rendah penularan.

"Yang tidak menciptakan kerumunan, seperti bermain tennis, atau olahraga yang dapat dilakukan sendiri di rumah," ujarnya.

Penulis: maya citra rosa
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved