Habis Semua Makanan untuk Sedekah, 27 Petak Pasar dan 3 Rumah Terbakar
Dikatakan Yopi, rumah tersebut sengaja ia kontrak sebagai tempat usaha makanan miliknya.
PALEMBANG, SRIPO -- Kebakaran yang terjadi di Pasar Satelit Sako Palembang, membuat para pedagang pakaian bekas mengalami kerugian. Terlebih, barang dagangan yang tidak dapat diselamatkan dan hangus terbakar.
Tak hanya menghanguskan 27 kios pedagang pakaian bekas, kebakaran di Pasar Griya Musi Perumnas Sako juga menghanguskan satu rumah warga, Jumat (28/8/2020).
Yopi (33) korban kebakaran mengatakan, saat kebakaran itu terjadi, rumah yang sejak 10 bulan lalu dikontraknya itu sedang dalam keadaan kosong.
"Saya salat Jumat, tapi waktu perjalanan pulang saya lihat banyak pedagang disini yang nangis. Saya percepat langkah dan setibanya di depan rumah sudah terlihat api besar," ujarnya.
Dikatakan Yopi, rumah tersebut sengaja ia kontrak sebagai tempat usaha makanan miliknya.
Yopi yang juga aktif di media sosial Tiktok, juga aktif membuat konten-konten kreatif di rumah yang terletak di Jalan Siaran kecamatan Sako tersebut.
"Saya cuma bisa menyelamatkan satu sepeda lipat dan satu sepeda motor saja. Selebihnya hangus terbakar," ungkapnya.
Kebakaran itu juga menghanguskan berbagai bahan makanan yang rencananya akan Yopi masak untuk kemudian dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan.
Kebiasaan berbagi tersebut memang sudah terbiasa Yopi lakukan setiap hari Jumat.
"Biasalah, istilahnya kita berbagi saja kepada yang membutuhkan. Saya sudah berbelanja bahan-bahan yang sekiranya bisa untuk 40 nasi kotak dan lauknya," ujar Yopi.
Kondisi serupa juga dialami Tanjung (61). Ia hanya bisa pasrah melihat kios tempatnya berjualan hangus terbakar, Jumat (28/8). Terlebih, seluruh jualannya yang ada dalam kios sama sekali tidak bisa diselamatkan. Semua baju bekas yang dijualnya hangus terbakar.
"Aku punya kios di nomor 37, semuanya habis terbakar," katanya lirih.
Ia mengetahui kebakaran yang terjadi, dari sang istri. Ketika ia pulang ke rumah, sang istri menelepon. Saat datang ke pasar, api sudah membesar dan membakar kios miliknya dan juga kios-kios lainnya.
Tanjung dan istri tidak dapat berbuat apa-apa, melihat api yang membesar dan sudah melalap semua isi kios miliknya. Ia mengaku hanya bisa pasrah melihat jualan miliknya habis terbakar di makan api.
"Belum tahu berapa kerugian. Pokoknya semua jualan habis," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/pasar-satelit-perumnas-sako-terbakar.jpg)