Virus Corona di Sumsel
2 Hari Terakhir Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Palembang Meningkat
Meski begitu jumlah pasien yang sembuh pun berdasarkan data per 19 Agustus lalu naik cukup signifikan.
Penulis: Rahmaliyah | Editor: Yandi Triansyah
Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah
SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Sebaran kasus Covid-19 di Kota Palembang masih terus bertambah.
Meski begitu jumlah pasien yang sembuh pun berdasarkan data per 19 Agustus lalu naik cukup signifikan.
Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh mencapai 30 orang sehingga total pasien menjadi 1.610.
Penambahan tersebut lebih banyak dibandingkan penambahan kasus terkonfirmasi yakni 20 kasus dengan total seluruh kasus konfirmasi positif di Palembang sebanyak 2.461 terhitung pada 19 Agustus kemarin.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang, dr Fauziah mengatakan, saat ini meskipun kasus terbilang bertambah tapi tidak signifikan.
• Qiblatin Gowes Club Berbagi Kasih ke Panti Asuhan Asy-Syifa
• Kawanan Pemalak di Indralaya Tabrak Pohon Rambutan Saat Berusaha Lari Dari Kejaran Petugas
Angka pasien sembuh justru meningkat bahkan sejak 18 Agustus kemarin.
"Kita harap masyarakat berperan aktif dalam pencegahan seperti menerapkan protokol kesehatan dalam keseharian, sehingga penyebaran kasus bisa ditekan dan pasien sembuh setiap hari bisa terus bertambah" katanya, Kamis (20/8/2020)
Selain itu, kata Fauziah, obat untuk menangani pandemi ini belum ada, sehingga diimbau warga untuk berperan aktif melakukan pencegahan penularan.
"Sebelumnya sempat ada kabar vaksin Covid akan disebar pada Oktober mendatang. Namun, belum ada informasi pada kami," ujarnya.
• INI Kunci Jawaban Tema 2 Kelas 3 SD Buku Tematik Halaman 45, 47, 48, 49, 52 Pembelajaran 6 Subtema 1
• Tarif Laundry di Martapura OKU Timur, Mulai Dari Rp 5 Ribuan per Kilo
Di sisi lain, Kota Palembang berdasarkan rilis dari BNPB pada 9 Agustus lalu dinyatakan sebagai zona merah atau resiko tinggi.
Walaupun menurutnya berdasarkan perhitungan 15 indikator utama, meliputi kesehatan masyarakat yang terbagi menjadi 11 indikator epidemiologi.
Serta dua indikator surveilans kesehatan masyarakat, dan dua indikator pelayanan kesehatan.
"Palembang masih zona oranye atau risiko sedang. Berbeda tersebut karena mereka menggunakan data RS online, all report, pemeriksaan laboratorium, yang masih ada data luar Palembang tapi masuk Palembang, karena rujukannya disini," tutupnya
• Singapura Karantina 7.000 Pekerja Migran Karena Corona Muncul Lagi
• INI Kunci Jawaban Kelas 3 SD Tema 2 Buku Tematik Pembelajaran 6 Subtema 1 Halaman 45, 47, 48, 49, 52