Angka Kematian Covid di Sumsel Tertinggi Kedua di Indonesia
Adapun persentase kematian Covid-19 di Sumsel mencapai 5,3 persen, padahal, angka kematian nasional hanya 4,6 persen.
PALEMBANG, SRIPO -- Kasus meninggal akibat infeksi Covid-19 di Sumatra Selatan (Sumsel) pada Minggu (9/8/2020) menjadi 196 usai mendapatkan 11 kasus meninggal baru. Sebelumnya kasus meninggal hanya 185.
Dengan adanya tambahan tersebut saat ini angka kematian akibat Covid-19 di Sumsel tercatat sebagai kasus tertinggi kedua di Indonesia. Kematian tertinggi pertama berasal dari Jawa Timur dengan 21 kasus meninggal atau total meninggal 1.877.
Adapun persentase kematian Covid-19 di Sumsel mencapai 5,3 persen. Padahal, angka kematian nasional hanya 4,6 persen.
• 7 Pegawai dan 4 Keluarga Karyawan PTBA Positif Covid-19, Ini yang Dilakukan Manajemen Perusahaan
Kasus positif Covid-19 di Sumsel pun terus bertambah. Berdasarkan data, ada 19 kasus baru sehingga total kasus menjadi 3.694.
Sementara itu, pasien yang dinyatakan sembuh dari Covid-19 saat ini berjumlah 2.234 orang.
Sementara itu, sebanyak 7 orang karyawan dan 4 orang keluarga karyawan PT Bukit Asam dinyatakan positif terpapar virus Corona,Minggu,(9/8/2020).
Hal inipun dibenarkan oleh Ketua Task Force Penanggulangan Covid-19 melalui Manager Humas, Iko Gusman.
• Rumah Sehat Jakabaring tak Lagi Rawat Pasien COVID-19, Gejala Ringan Isolasi Mandiri di Rumah
"PT Bukit Asam Tbk terus memantau dan menanggulangi perkembangan wabah covid-19 di lingkungan perusahaan dan dari data yang diterima oleh Task Force Penanggulangan Covid-19 PT Bukit Asam hingga pukul 22.00 WIB pada 7 Agustus 2020 kemarin dan telah terkonfirmasi, di area Unit Pertambangan Tanjung Enim (UPTE) telah dilakukan swab test terhadap 98 orang," katanya.
Dijelaskannya bahwa dari total swab Test 98 orang tersebut hasil swab test yang diterima 48 sample dan data hasil swab test yang belum diterima sebanyak 50 sample.
"Berdasar data swab test yang diterima diketahui 7 pegawai positif terpapar covid-19. Selain pegawai, dari hasil swab test juga diketahui terdapat keluarga pegawai yang positif terpapar covid-19 sebanyak 4 orang," katanya.
Ia juga mengatakan seluruh pegawai dan keluarga pegawai yang terkena covid-19 saat ini sedang menjalani perawatan dan isolasi diri.
• Angka Kematian Covid-19 di Sumsel Tertinggi Kedua di Indonesia Setelah Jawa Timur
"PT Bukit Asam Tbk memastikan bertanggung jawab penuh untuk proses pemulihan kesehatan pegawai dan keluarga pegawai tersebut,karena sudah menjadi prioritas perusahaan menjamin keamanan, keselamatan, dan kesehatan para pegawai dalam bekerja," katanya.
Ia juga mengatakan terkait hal tersebut, pihak perusahaan telah melakukan berbagai upaya.
"Diantaranya telah mengupayakan secara maksimal proses penyembuhan terhadap pegawai dan keluarga pegawai yang positif terpapar covid-19, Intens melakukan penelusuran untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19,Sterilisasi dan penyesuaian pengaturan ruang perkantoran, ruang kerja, dan area kerja," katanya.
Kemudian lanjutnya melakukan pembatasan penerimaan tamu, dan setiap tamu yang datang di lingkungan perusahaan akan dilakukan pemeriksaan secara ketat dan selektif.
• Kota Prabumulih Kembali ke Zona Merah Covid-19, Ini Tanggapan Walikota H Ridho Yahya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palembang/foto/bank/originals/virus-covid-19.jpg)