Krisis Ekonomi 2020

Antisipasi Krisis Ekonomi 2020

McKinsey and Company mempublikasikan riset terbaru tentang potret kondisi ekonomi global pa­­da bulan maret 2020.

Editor: Salman Rasyidin
ist
Dr. Markoni Badri, MBA 

Oleh : Dr. Markoni Badri, MBA 

Dosen Manajemen Bisnis, Politeknik Negeri Sriwijaya dan Magister Manajemen Universitas Sriwijaya

McKinsey and Company mempublikasikan riset terbaru tentang potret kondisi ekonomi global pa­­da bulan maret 2020.

Mereka memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2020 akan turun hingga 3 persen, dengan asumsi jika negara besar seperti China, Amerika mau­­pun Eropa cepat terbebas dari pandemi virus Corona.

Jika tidak maka pertumbuhan eko­no­mi glo­bal hanya mampu tumbuh diangka 1 sampai 1,5 persen.

Hasil survey McKinsey and juga me­­nun­­jukkan bahwa sebagian besar responden di berbagai Negara sangat menghawatirkan kon­disi e­konomi mereka kedepan akibat dampak Covid 19.

Penurunan aktivitas ekonomi melanda di berbagai sektor.

Hasil survey tersebut sejalan dengan laporan Dana Moneter Internasional (IMF) pada economic out­look dunia (WEO) yang menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi dunia mengalami kon­trak­si tajam yaitu sebesar 3 persen pada tahun 2020.

Hal ini jauh lebih buruk dibandingkan dengan krisis keuangan tahun 2008.

Semua negara-negara di dunia saat in menghadapi berbagai tan­tangan, tidak hanya krisis kesehatan, tapi krisis keuangan, dan jatuhnya harga komoditas, yang semuanya berinteraksi secara kompleks.

Mengutip apa yang disampaikan Kepala Ekonom IMF Gita Gopinath, menyatakan bahwa ke­ru­gian produksi global kumulatif sepanjang 2020 dan 2021 diperkirakan akan mencapai sekitar USD 9 triliun,

Publikasi dari lembaga internasional seperti Internatinal Monetery Fund [IMF] dan Bank Dunia [World Bank] memprediksi ekonomi dunia akan mengalami resesi.

Dengan demikian, ekonomi du­nia tahun ini bukannya tumbuh tapi malah terkoreksi.

Bank Dunia maupun IMF bahkan mem­perdiksi pertumbuhan ekonomi gobal bisa tumbuh negatif -2,8%.

Bagaimana dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia ?.

Sumber: Sriwijaya Post
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved