Dinkes Prabumulih Klaim Gaji Seluruh Petugas Pemakaman Covid-19 Sudah Dibayar pada 8 Juli

"Tadi sudah kita cek, sudah dibayarkan dengan cara ditransfer ke rekening masing-masing pada tanggal 8 Juli lali,"

Editor: Refly Permana
sripoku.com/reigan
Pemakaman seorang PDP Covid-19 di PALI. 

SRIPOKU.COM, PRABUMULIH - Menanggapi adanya keluhan sejumlah petugas pemakaman jenazah Covid-19 yang belum mendapat gaji hampir dua bulan bekerja, mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih, dr Happy Tedjo.

Kepala Dinas Kesehatan Prabumulih, dr Happy Tedjo, ketika dikonfirmasi mengatakan jika insentif para petugas pemakaman Covid-19 sudah dibayarkan pada 8 Juli lalu.

"Tadi sudah kita cek, sudah dibayarkan dengan cara ditransfer ke rekening masing-masing pada tanggal 8 Juli lali," ungkap Tedjo ketika dikonfirmasi melalui telpon, Senin (13/7/2020).

Foto Weird Genius Terpampang di Time Square New York,Pelantun Lathi Posting Pesan Menohok di Twitter

Tedjo mengakui memang ada petugas gugus tugas Covid 19 belum dibayarkan insentif, namun bukan petugas pemakaman, tetapi pertugas surveyland atau petugas tracking rapid test.

"Belum kita bayar itu surveyland dan tracking, kalau petugas pemakaman jenazah sudah dibayar.

Itu tertunda karena sifatnya program sehingga harus menggeser kegiatan lain dan akan dibahas, kita harus meminta persetujuan dewan untuk menggeser anggaran," jelasnya seraya mengatakan gaji petugas Rp 150 ribu sekali jalan menyesuaikan dana yang ada.

Seperti diberitakan, Ssebanyak delapan petugas pemakaman jenazah Covid 19 di kota Prabumulih, sejak beberapa waktu lalu terus mengeluh.

Seorang Bocah Perempuan di Ogan Ilir Dicabuli di Kandang Bebek saat Lagi Main Petak Umpet

Pasalnya, sudah hampir dua bulan ini gaji sebagai petugas pemakaman jenazah pasien covid 19 belum dibayarkan Pemerintah kota Prabumulih.

Indra, satu diantara petugas pemakam jenazah mengakui jika pihaknya sudah sebulan setengah belum mendapatkan gaji dan belum dibayarkan oleh pemerintah kota Prabumulih.

"Kita petugas pemakaman jenazah covid 19 sudah sebulan lebih belum mendapatkan gaji, biasanya tidak pernah nyangkut tapi sekarang justru belum dibayar hampir dua bulan," ungkap Indra ketika diwawancarai, Senin (13/7/2020).

Sumber: Tribun Sumsel
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved