Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Dampak Covid-19 Investasi di Palembang Jalan Ditempat, Banyak Perusahaan Tunda Izin Baru

selama pandemi Covid-19, jumlah pengajuan izin yang masuk ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang menurun

SRIPOKU.COM/SITI OLISA
Kepala DPMPTSP Kota Palembang, Ahmad Mustain. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Selama pandemi Covid-19, jumlah pengajuan izin yang masuk ke Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palembang menurun drastis.

Hal ini otomatis berdampak langsung geliat ekonomi di Palembang serta soal target nilai investasi yang bisa terserap di tahun 2020 yang mencapai Rp 3,12 Triliun.

Kepala Dinas DPMPTSP Kota Palembang, Mustain menjelaskan, perkembangan investasi di Kota Palembang sejak pandemi Covid-19 prosesnya mengalami stagnan.

Video Polisi Gadungan di Palembang Ini Berhasil Peras Korbannya, Ngaku Sedang Selidiki Kasus

 

Memasuki New Normal, Narapidana di Lapas Mata Merah Palembang Belum Bisa Dibesuk Keluarga

Ini dikarenakan perusahaan lebih banyak menunda pengajuan izin-izin baru dan harus mengatur cashflow (pengeluaran) yang lebih prioritas.

Padahal, sebelum pandemi Covid-19 diakuinya cukup banyak rencana pengajuan izin baru yang telah disiapkan perusahaan-perusahaan besar di Palembang.

"Sekarang kendalanya prosesnya stagnan, contohnya Aldiron selama covid menyetop pembangunan.

Sama juga dialami pelaku usaha lainnya seperti Citraland, Citra Grand City, pembangunan Hotel Mercure hingga JM yang akan ekspansi di area Kertapati yang ikut ditunda.

Memasuki New Normal, Narapidana di Lapas Mata Merah Palembang Belum Bisa Dibesuk Keluarga

 

Petinju Ini Salahkan Wasit, Kalah Dalam 38 Detik dari Mike Tyson yang Pakai Ganja

Mudah-mudahan, begitu new normal kita akan undang lagi mereka terus memulai lagi aktifitas," jelasnya, Kamis (25/6/2020).

Bahkan, ada beberapa pengajuan izin yang malah sudah masuk ke DPMPTSP sebelum Covid-19, justru tidak berlanjut lagi dan belum ada action investasi di Kota Palembang.

"Ada yang sudah ajukan izin tapi kemudian distop. Jadi baru sebatas pengurusan izin belum ke actionnya. Tapi yang kita harapkan itu sebenarnya adalah actionnya karena ini simbol untuk geliat ekonomi, penyerapan tenaga kerja lokal, orang yang bekerja mendapatkan gaji dan lain sebagainya," ungkapnya.

Pelaku Penusuk Wiranto Divonis 12 Tahun Penjara, Abu Rara : Saya Terima Tanpa Celah

 

Khabib Nurmagomedov Diminta Tak Jadikan Ayahnya Sebagai Kedok untuk Lari dari Pertarungan

Mustain mengatakan, di Kota Palembang geliat investasi khususnya untuk proyek-proyek pembangunan baru cukup banyak, seperti ada rencana pembangunan RS baru di Jalan Angkatan 45, Pembangunan foodcourt dan Cinema oleh Citraland dan CGC dan lain sebagainya.

"Sejauh ini setelah kita coba koordinasikan lagi kapan mereka mau memulai itu, mayoritas belum mendapatkan konfirmasi dari manajemen pusat dan kita tunggu bila mereka melanjutkan prosesnya," jelasnya.

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved