Virus Corona di Sumsel

Kesiapan Protokol Kesehatan Baru 6 Persen, Pelajar di Lubuklinggau Masih Belajar dari Rumah

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau memastikan belum akan membuka aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah.

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Eko Hepronis
Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau memastikan belum akan membuka aktivitas kegiatan belajar mengajar (KBM) secara tatap muka di sekolah.

Pertimbangan tersebut diambil karena kasus penyebaran Covid-19 di kota ini terbilang masih tinggi dan
sekaligus status kota Lubuklinggau masih zona oranye.

Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe menegaskan jika Pemkot akan tetap mengikuti instruksi dari pemerintah pusat dalam hal ini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud).

"Di Lubuklinggau belum siap.
Di Lubuklinggau ini sektor pendidikan baru 6 persen siap, sedangkan 94 persennya belum siap," kata Nanan panggilannya pada wartawan, Rabu (17/6/2020).

Dijuluki Negeri Impian 1001 Malam dengan Desain Kota Terbaik, Kota Ini Pernah Hancur Bak Kota Mati!

 

FAKTA Lain Dibalik Peringatan Hari Jadi Palembang, Hari Lahir Palembang 16 Juni Bukan 17 Juni

Ia menjelaskan maksud dari 6 persen siap itu yakni aktivitas para guru-guru di sekolah untuk mempersiapkan perlengkapan protokol kesehatan.

Sementara 94 persennya pendidikan harus masih di rumah.

"Jadi belum bisa kita melakukan tatap muka, hanya guru-gurunya yang sudah beraktivitas, apalagi status kita belum zona hijau," terangnya.

Ia pun meminta, masyarakat Lubuklinggau harus waspasa jangan kebablasan lagi, karena sebagaimana di ketahui bersama bahwa pandemi seperti ini tidak hanya terjadi sekali.

Ternyata Mudah Banget, Inilah Cara Bikin Fuyunghai Mengembang dan Tebal Ala Restoran Chinese Food

 

Turun Rp 3.000, Harga Emas Antam Hari Rabu 17 Juni 2020 Berada di Angka Rp 895.000 per Gram

"Kalau kita kebablasan bisa sampai dua kali, keluar lagi pandeminya. Kalau dua kali kita kerepotan walaupun kita sudah siap dalam hal penanganan," ujarnya.

Untuk itu, ia berharap semua pihak harus mengoptimalkan protokol kesehatan yang ada, sekarang di Lubuklinggau sedang dijalankan oleh semua elemen dan sektor.

Luna Maya Kubur Impian Menikah Tahun Ini, Sohib Raffi Ahmad Menyesal Akan Perbuatannya, Kenapa?

 

Mengapa Orang Lanjut Usia Rentan terhadap Penyakit Infeksi? Ini Penjelasan Ahli

"Sehingga kita bisa antisipasi pandemi yang akan muncul lagi, Karena new normal itu artinya bukan ada kehidupan baru, new normal ini menunjukkan bahwa kehidupan kita kedepan harus waspa, harus cuci tangan, harus pakai masker, dan jaga jarak," ungkapnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved