Virus Corona di Sumsel

Ribuan ASN di Lubuklinggau Telat Gajian, Walikota Lubuklinggau Ungkap Penyebabnya

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau mengonfirmasi untuk sementara waktu ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di lingkungan Pemkot

SRIPOKU.COM / Eko Hepronis
Wali Kota Lubuklinggau SN Prana Putra Sohe 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau mengonfirmasi untuk sementara waktu ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas di lingkungan Pemkot setempat mengalami keterlambatan menerima gaji.

Seharusnya jadwal seluruh ASN di lingkungan Pemkot Lubuklinggau merima gaji setiap bulan jatuh pada hari, Selasa (2/6) kemarin.

Namun hingga saat ini pencairan gaji belum bisa dicairkan.

Wali Kota Lubuklinggau, SN Prana Putra Sohe menyampaikan, permohonan maaf dan meminta seluruh ASN di lingkungan Pemkot untuk bersabar sementara waktu.

"Jadi begini masalah ini tidak perlu dipermasalahkan, kalau ada ASN yang keberatan silahkan lapor dan jika bukan ASN yang keberatan berarti namanya propokator," ungkapnya pada Sripoku.com, Rabu (3/6).

Baru Dibuka, Jemaah Salat Zuhur di Masjid Agung Palembang Langsung Membludak, tapi Tetap Jaga Jarak

 

Tempat Ibadah Kembali Dibuka, Masjid Agung Palembang Didatangi Ratusan Jemaah Saat Sholat Dzuhur

Ia menjelaskan, alasan Pemkot Lubuklinggau terlambat membayar gaji ASN bulan ini, karena saat ini sesuai permintaan pemerintah pusat daerah disuruh untuk mengurangi anggaran.

"Pemkot mengurangi anggaran sebesar Rp 112 Miliar, ditambah dengan anggaran untuk Covid-19, artinya jadi ada repokusing atau pergeseran anggaran sebesar Rp 150 Miliar lebih," ungkapnya.

Dampak dengan adanya pengurangan itu, Pemkot Lubuklinggau sangat kesulitan, karena kondisi keuangan Pemkot sangat kecil.

Ditambah Pemkot saat ini masih ada Surat Pengakuan Hutang (SPH) dengan pihak ke 3 ditahun 2019 lalu.

"Jadi ketidakstabilan ini membuat keuangan pemkot terganggu, diperparah pemerintah pusat tidak konsisten dengan apa yang diucapkannya.

Sabu Disimpan Pasutri di Lubuklinggau ini Dalam Masker, Pria Asal Muratara Perempuan Asal Jatim

 

Waktu Sholat Ashar Hari Ini Rabu 3 Juni 2020, Ini Bacaan Niat Sholat Ashar & Tata Cara Sholat Ashar

Seharusnya bila daerah terlambat repokusing hanya menunda 35 persen saja," paparnya.

Namun, ternyata di lapangan akibat adanya keterlambatan itu Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat malah ditunda 100 persen.

Kesimpulannya penundaan ini akibat ketidak konsistenan pemerintah pusat pada daerah.

"Padahal peraturan Menteri keuangan (PMK) menyatakan bila terlambat akan dilakukan penundaan sebanyak 35 persen, tapi ini malah ditunda 100 persen.

Tapi masalah ini akan diselesaikan saat ini juga, saya memastikan tanggal 5 nanti seluruh ASN sudah gajian lagi," ujarnya.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved