Berita Muba

Sejak Kelas 3 SD Hingga Usia 17 Tahun MM Warga Sungai Lais Muba Digauli Bapak Tiri, Baru Terungkap

Pelaku diduga telah menggauli anak tirinya sebut saja MM (17) berkali - kali sejak kelas 3 SD saat itu korban masih berusia 10 tahun.

SRIPOKU.COM/IST
ilustrasi korban perkosaan. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU—Nardi  (48), seorang petani yang tinggal di wilayah Kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan harus berurusan dengan pihak Kepolisian Unit PPA Sat Reskrim Polres Muba, Rabu (27/5).

Pelaku diduga telah merudapaksa atau menggauli anak tirinya sebut saja MM (17) berkali - kali sejak kelas 3 SD saat itu korban masih berusia 10 tahun.

Kapolres Musi Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem S.Ik melalui Kasat Reskrim Polres Muba AKP Deli Haris SH. MH mengatakan, perbuatan tersangka terungkap atas informasi dari korban yang didampingi ibu korban melapor ke Polres Muba.

Mengetahui anaknya menjadi korban asusila oleh suaminya sendiri, ibu korban lantas melaporkan perbuatan tersangka ke pihak berwajib.

"Benar adanya laporan dari ibu korban sekaligus istri tersangka. Setelah mendapat laporan, kita melakukan penangkapan terhadap tersangka yang menggauli anak tirinya secara berulang kali," ujar Deli saat ditemui Rabu (27/5).

Ia menambahkan, adapun modus tersangka pada saat itu yakni dengan iming-iming akan memberikan uang jajan.

Bupati Musirawas Hendra Gunawan Gelar Silaturahmi dan Halal Bihalal Melalui Video Conference

Ada Warganya Positif Covid-19, Status PALI Kini Berubah Jadi Zona Kuning, Perketat Pengawasan

Rapid Test Positif Covid-19, Tenaga Medis di Palembang Ini Mudik ke Muraenim, Tes Swab Juga Positif

Dan apabila tidak mau mengikuti keinginannya, maka pelaku juga akan mengatakan kepada ibu korban bahwa tingkah laku korban diluar rumah tidak benar dan sering berjalan dengan lelaki.

"Karena merasa takut, korban pun menuruti keinginan tersangka dengan datang ke pondok yang diarahkan, sehingga disanalah tersangka melancarkan aksinya yakni tega menyetubuhi korban layaknya hubungan suami istri," jelasnya.

Lanjutnya, pada Senin (25/5) kemarin, tersangka kembali mengajak korban dengan ancaman. Korban akhirnya tak tahan lagi dan takut pulang ke rumah, akhirnya korban pun menceritakannya ke pihak keluarga ibunya.

"Dengan didampingi ibunya serta keluarganya, akhirnya keluarga korban melaporkan ke pihak Kepolisian Sektor Lais sekira pukul 21.00 WIB malam pelaku dapat diamankan warga yang diserahkan ke Polsek Lais sehingga kasus penyidikan diserahkan ke Unit PPA.

"Sekarang masih dalam penyidikan Unit PPA kita di Polres. Termasuk seluruh barang bukti telah diamankan di Unit PPA Polres Muba," terangnya. (dho)

Penulis: Fajeri Ramadhoni
Editor: Tarso
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved