Berita Palembang

Pustu Air Hitam Gandus Roboh Diterjang Puting Beliung,Sekda :Pelayanan Dialihkan & Segera Diperbaiki

Angin kencang merobohkan satu bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Air Hitam Kelurahaan Pulokerto Gandus Palembang, beberapa hari lalu.

SRIPOKU.COM / Rahmaliyah
Sekda Kota Palembang meninjau Pustu Air Hitam yang roboh diterjang angin puting beliung, Jumat (22/5/2020) 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG -- Angin kencang merobohkan satu bangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) Air Hitam Kelurahaan Pulokerto Gandus Palembang, beberapa hari lalu.

Mulai dari atap, plafon pustu roboh dihantam angin.

Sehingga pelayanan terpaksa dialihkan ke rungan sekolah.

Sekertaris Daerah Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut pihaknya langsung mendatangi lokasi untuk mengecek kondisi terkini.

"Sesuai informasi, roboh tiga hari yang lalu terkena puting beliung dan hari ini kita tinjau untuk segera diperbaiki. Pelayanan kesehatan kita pindahkan ruangan SD di dekat lokasi," jelasnya, Jumat (22/5/2020).

Dalam proses perbaikannya, pihaknya telah menginstruksikan instansi terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Palembang.

"PUPR sedang melakukan pembongkaran, termasuk akses jalannya diperbaiki," jelasnya

Hindari Hujan Deras, Ratusan Penerima Bantuan Sosial Tunai Berdesakan Penuhi Kantor Pos Palembang

 

Baliho Raksasa di Jalan Demang Lebar Daun Palembang Rusak, Dihembus Angin Kencang, Ini Penampakannya

Lanjut Dewa, kondisi kerusakan Puskesmas yang dipantaunya hampir sepenuhnya gedung dan fasilitas layanan yang ada di Pustu tidak bisa sama sekali digunakan.

"Semuanya rusak plafon atap ambruk," ujarnya.

Dengan kondisi cuaca yang tak menentu terutama saat hujan deras disertai angin kencang, pihaknya sangat mengimbau agar masyarakat tetap berada di rumah dan selalu waspada.

Semetara itu, Kepala Stasiun BMKG SMB II Desindra Kasmet mengatakan, untuk cuaca saat ini memang ada potensi pertumbuhan awan dan hujan yang disebabkan belokan angin di Sumsel dan ini akan berlangsung sampai kurang lebih 2 - 3 hari kedepan.

BREAKING NEWS: Palembang Diterpa Hujan Deras dan Angin Kencang, Pohon di Pinggir Jalan Bertumbangan

 

Janda 40 Tahun Pura-pura Bertamu di Rumah Petani, Dipergoki oleh Anak, Ternyata Lakukan Hal Ini

"Sementara, Untuk kecepatan Masih normal rata-rata berkisar 5 knot atau 10 km/jam," jelasnya.

BMKG mengimbau, karena pada saat ini sedang memasuki masa transisi dari Musim penghujan ke musim kemarau sehingga sering muncul potensi cuaca ekstrim seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung yang disebabkan oleh awan Cumulonimbus.

"Kita harap masyarakat hendaknya waspada dan selalu memantau informasi dari BMKG," tutupnya

Penulis: Rahmaliyah
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved