Breaking News

Berita Palembang

Uji Coba CFD Ampera Picu Macet, Ratu Dewa Tunda Peresmian, Dishub Akui Lalai

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap uji coba perdana Car Free Night

Tayang:
Penulis: Arief Basuki | Editor: Yandi Triansyah
Sripoku.com/Arief Basuki
CFD - Suasana Car Free Day (CFD) di Jembatan Ampera kemarin Minggu (12/4/2026). CFD dilakukan evaluasi setelah Jembatan Musi 6 dan Musi 4 mengalami kemacetan. 

Ringkasan Berita:
  • Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap uji coba perdana CFN dan CFD
  • Langkah ini diambil setelah gelombang kritik tajam dari warganet membanjiri media sosial terkait kemacetan luar biasa di akses alternatif.
  • Ratu Dewa memberikan perhatian serius pada pelaksanaan CFD di Jembatan Ampera yang menyebabkan kemacetan mengular di Jembatan Musi 4 dan Musi 6.

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, bergerak cepat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap uji coba perdana Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) yang digelar pada akhir pekan lalu. 

Langkah ini diambil setelah gelombang kritik tajam dari warganet membanjiri media sosial terkait kemacetan luar biasa di akses alternatif.

Dalam rapat evaluasi bersama jajaran Pemkot Palembang, Polrestabes, Polda Sumsel, dan Dishub Provinsi di Rumah Dinas Wali Kota, Senin (13/4/2026), Ratu Dewa memberikan perhatian serius pada pelaksanaan CFD di Jembatan Ampera yang menyebabkan kemacetan mengular di Jembatan Musi 4 dan Musi 6.

“Saya pantau langsung dari laporan warga, tidak ada penempatan petugas Dishub yang mengatur di kawasan alternatif (Musi 4 dan Musi 6), sehingga terjadi kemacetan luar biasa. Kadishub harus lebih sensitif menempatkan personel,” tegas Ratu Dewa.

Baca juga: Sudirman-Ampera-Jakabaring Jadi Arena Olahraga, Ratu Dewa Siapkan CFD Mingguan untuk Warga Palembang

Akibat kendala teknis dan pengaturan lalu lintas yang belum optimal, Ratu Dewa memutuskan untuk menunda rencana launching CFD yang semula dijadwalkan pada 19 April mendatang. 

CFD akan kembali menjalani uji coba dengan skema rekayasa lalu lintas yang lebih komprehensif.

Catatan untuk Car Free Night (CFN)

Berbeda dengan CFD, pelaksanaan CFN di kawasan Kolonel Atmo dinilai mendapat respons positif dari masyarakat dan siap untuk diresmikan dalam waktu dekat. 

Meski demikian, Wali Kota memberikan beberapa catatan krusial untuk diperbaiki, antara lain soal penambahan tempat pembuangan sampah organik dan non organis. 

Kemudian penambahan titik pencahayaan dan pemasangan CCTV oleh Dinas Kominfo. 

Selanjutnya penggunaan mobil keliling untuk mengedukasi pedagang dan pengunjung. 

Serta penataan kantong parkir dan penertiban tarif agar sesuai dengan aturan. 

Dishub Akui Lalai 

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Palembang, Agus Supriyanto, mengakui adanya kelalaian dalam mengantisipasi kepadatan di jalur alternatif selama uji coba CFD. Ia menjelaskan bahwa 100 personel yang diturunkan sebelumnya hanya difokuskan pada titik utama kegiatan.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kedepan, kami akan menambah personel di jalan-jalan alternatif dan melakukan rekayasa lalu lintas kembali bersama Dirlantas," ujar Agus.

Sementara itu, Asisten II Pemkot Palembang, Isnaini Madani, memastikan lokasi CFD akan tetap dipusatkan di kawasan Jembatan Ampera karena nilai ikoniknya bagi wisatawan, meskipun terdapat kritik dari pihak DPRD.

Evaluasi akan terus dilakukan untuk memastikan ruang publik ini memberikan manfaat ekonomi tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna jalan lainnya.

"Lokasi tetap di situ Jenderal Sudirman (Cinde)- Jembatan Ampera dan Jalan Mayjen Ryacudu (Fly Over Jakabaring) opsi utama. Perlu evaluasi petugas dan penambahan personil di jalan alternatif," kata dia. 

Di sisi lain CFD di Jembatan juga banyak yang mendukung namun tetap perlu dievaluasi. 

 

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved