Negara Maju Juga Pakai Masker Kain

Manfaat memakai masker kain yakni, jika seseorang positif terpapar virus corona atau Covid-19 maka dropletnya tidak akan menyebar kemana-mana.

Editor: Soegeng Haryadi
DOK. SRIPO
Penimbun Masker Gigit Jari 

PALEMBANG, SRIPO -- Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumsel, dr Rizal Sanif SpOG (K) mengatakan, manfaat menggunakan masker kain sama baiknya dengan menggunakan masker kesehatan atau masker sekali pakai.

Manfaat memakai masker kain yakni, jika seseorang positif terpapar virus corona atau Covid-19 maka dropletnya tidak akan menyebar kemana-mana.

Dengan demikian, ketika si penderita yang positif Covid-19 mengeluarkan droplet maka tidak akan menyebarkan ke orang lain yang juga menggunakan masker serupa.

Kalah Bersaing dengan Masker Kain, Penimbun Masker Gigit Jari

"Saat droplet keluar dari penderita maka masker kain akan melindungi dan tidak akan menyebarkan ke orang lain," katanya.

Menurutnya, penggunaan masker kain untuk melindungi dari penyebaran virus corona tak hanya dilakukan masyarakat Indonesia tetapi juga negara-negara maju seperti Jepang, Taiwan, Rusia, Ukraina, Moldova dan negara-negara Eropa Timur lainnya.

Penimbun Masker Patah Arah, Jual Rugi Stok Masker Bedah Hasil Timbunan hingga Stres Kena Bully

Keunggulan masker kain ketimbang masker kesehatan diakui dr Rizal lantaran dapat dipakai berulang kali.

Setelah dipakai masker ini dapat dicuci, dijemur kemudian disetrika untuk digunakan kembali oleh masyarakat.

Video Eksklusif : Masker tak Lagi Langka, Penimbun Masker Gigit Jari Kalah dengan Masker Kain

Penggunaan masker kain dapat meminimalisir sebaran virus corona ketika masker kesehatan sedang langka. Maka, apabila masyarakat tak menggunakan masker sama sekali dapat membuat resiko terpapar Covid-19 lebih besar.

"Masker kain ini juga dipakai di negara-negara maju. Jadi bukan membandingkan masker kain dengan masker kesehatan, teyapi lihat dari sisi manfaat dan ketersediannya," tegasnya.

Selain wajib menggunakan masker, dalam kondisi virus corona yang sudah dinyatakan pandemi ini, masyarakat Sumsel harus menghindari tempat keramaian agar terhindar dari paparan langsung Covid-19.

Saat berada di luar masyarakat tetap harus patuhi prtokol kesehatan dengan rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, bila mengalami batuk atau demam cepat periksa ke dokter atau ke fasilitas layanan kesehatan, dan mengkonsumsi makanan yang sehat agar imunitas tubuh tetap terjaga.

"Hindari tempat keramaian, kecuali kau memang dalam keadaan penting. Jangan lupa makan dengan gizi yang cukup dan perbanyak minum air putih," jelasnya. (oca)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved