Korsel dan Singapura Hadapi Wabah Covid-19 Gelombang Kedua

Negara itu belakangan mengalami anomali setelah muncul serangan gelombang kedua Covid-19, pada awal Mei 2020.

Tayang:
Editor: Soegeng Haryadi
Tribunnews.com
Ilustrasi 

SEOUL, SRIPO -- Korea Selatan, bersama Singapura, sempat dipuji WHO sebagai negara yang berhasil mengendalikan wabah Covid-19. Namun negara itu belakangan mengalami anomali setelah muncul serangan gelombang kedua Covid-19, pada awal Mei 2020.

Setidaknya 85 orang diyakini telah tertular virus corona di sebuah klub malam di Kota Seoul dalam beberapa minggu terakhir, sehingga pemerintah setempat memerintahkan penutupan tempat hiburan malam.

Pada Sabtu (9/5/2020), semua klub malam dan bar di Seoul diperintahkan untuk tutup sampai pemberitahuan lebih lanjut. Menurut Kementerian Kesehatan Korea Selatan, sebanyak 35 kasus baru terdeteksi di negara itu pada Minggu.

Prediksi Baru Pandemi Virus Corona, Penelitian Dosen Unair Sebut Awal Agustus Mereda, Ada Perubahan!

Dari kasus baru itu, 29 kasus terkait dengan klub malam di Itaewon, distrik kehidupan malam yang populer di Seoul. Wali Kota Seoul Park Won-soon mengatakan dua atau tiga hari ke depan akan menjadi saat yang kritis dan meminta pengujung klub malam untuk menjalani tes Covid-19.

Pemerintah Kota Seoul mengumpulkan nama 5.517 orang yang mengunjungi klub malam antara 24 April dan 6 Mei 2020. Sejauh ini lebih dari 2.000 orang berhasil dilacak.

Inilah 7 Tips Agar Daya Tahan Tubuh Terjaga Selama Jalani Puasa di Tengah Pandemi Covid-19

Sedangkan sekira 3.000 orang lain akan dilacak dengan bantuan catatan kartu kredit dan kerja sama polisi. Hingga Senin, Korea Selatan telah melaporkan 10.909 kasus Covid-19, 9.632 di antaranya telah pulih dan 256 orang meninggal. (feb)

Sumber: Sriwijaya Post
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved